Berita Klaten Hari Ini
Ternyata Ini Alasan Peresmian Pasar Gedhe Klaten Ditunda
"Belum, belum, ini baru persiapan. Mundur karena kan memang menunggu program kegiatan presiden di wilayah," ungkapnya, Sabtu (16/9/2023).
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pasar Gedhe Klaten rencananya diresmikan di bulan Agustus 2023 oleh Presiden Joko Widodo.
Namun hingga kini, pasar tersebut tak kunjung diresmikan.
Menurut Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Klaten, Anang Widjatmoko menjelaskan, peresmian Pasar Gedhe Klaten masih menunggu persiapan.
"Belum, belum, ini baru persiapan. Mundur karena kan memang menunggu program kegiatan presiden di wilayah," ungkapnya, Sabtu (16/9/2023).
Baca juga: Ribuan Pegawai non-ASN Pemkot Yogyakarta Ikuti Try Out Seleksi Kompetensi PPPK
Dia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten sudah mengirimkan surat koordinasi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Hal ini karena Pemkab Klaten hanya mengikuti kegiatan dari KemenPUPR untuk membangun pasar.
"Kita tinggal menunggu dari pusat kapan, ya Kementerian PUPR. Untuk persiapan nanti ada tanda ya, kita beri tanda, lokasi sayur di mana dan lainnya," terang Anang.
Anang mengungkap, optimalisasi pedagang kini pun sedang dilakukan.
"Sama optimalisasi pedagang. Masih banyak pedagang yang belum menempati walaupun sudah punya tempat, ini baru kita dorong," kata Anang.
Jumlah pedagang yang belum berjualan, imbuh Anang, ada sekitar 50 persen dari total 1.000 pedagang, terutama pedagang di kios.
"Ya sekitar itu (separuh), kios tapi untuk los sudah jalan. Kita dorong dan kita rapi-rapikan karena ibu (Bupati) menghendaki pada waktu peresmian nanti sudah sempurna," sebut Anang.
Sebelumnya, Bupati Klaten, Sri Mulyani berpesan kepada para pedagang untuk senantiasa menjaga kebersihan pasar.
Bagi pedagang yang belum mengoperasikan kiosnya dapat segera beroperasi atau berjualan.
“Sarana prasarana sudah lengkap. Meski demikian masih ada beberapa yang harus dibenahi. Saya berpesan kepada para pedagang untuk menjaga kebersihan,” paparnya.
Dia mengatakan, kalau pasar bersih, bagus, maka rezeki juga bagus.
“Kalau pasarnya bersih, bagus, maka rezekinya juga bagus karena pasti akan banyak pengunjungnya untuk berbelanja. Kalau para pedagang tidak segera mengoperasikan, secara tegas nanti di batas waktu akhir September ini ya saya alihkan ke yang lain,” imbuhnya. (ard)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pasar-Gedhe-Klaten-dokis.jpg)