Bacaan dan Niat

Doa Agar Terhindar dari Gangguan Jin

Dalam kehidupan di dunia, manusia dan jin hidup berdampingan di alam yang berbeda. Allah sengaja menciptakan jin dan manusia untuk beribadah pada-Nya.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Freepik
Sikap tangan ketika berdoa 

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam kehidupan di dunia, manusia dan jin hidup berdampingan di alam yang berbeda.

Allah sengaja menciptakan jin dan manusia untuk beribadah kepada-Nya.

Sama seperti manusia, jin itu ada yang baik dan ada juga yang jahat.

Jin yang jahat akan selalu mengganggu manusia dengan segala pengaruh-pengaruh buruknya.

Terdapat beberapa jenis gangguan jin, seperti mimpi buruk, halusinasi, kesurupan, malas beribadah, dan sebagainya.

Jika dibiarkan terus-menerus maka akan merugikan diri kita sendiri.

Untuk itu, kita harus berusaha mewaspadai segala bentuk gangguan-gangguan jin yang membuat hidup kita tidak tenang.

Selain itu, tentu saja kita harus meminta perlindungan kepada Allah dari gangguan jin dengan cara berdoa setiap hari.

Berikut adalah contoh doa yang diajarkan Rasulullah:

ibril berkata: أَعُوذُ بِوَجْهِ اللهِ الكَرِيمِ وَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّات الَّتِي لاَ يُجَاوِزُ هُنَّ بَرٌّ و لا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاء وَ مِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا وَ مِنْ شَرِّ ما ذَرَأَ فِي الأَرْضِ وَ مِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَ مِنْ فِتَنِ الَّليْلِ وَ النَّهَارِ وَ مِنْ طَوَارِقِ اللَّيْلِ وَ النَّهَارِ إِلاَّ طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَن 

A'udzu biwajhillahil Kariimi wa bikalimaatillahit Tammaat Allatii Laa yujaawizu Hunna barru wa Laa Faajirun min syarri Ma yanzilu minassamaai wa min syarri ma ya'ruju fiiha wa minsyarri ma dzaro fil ardhi wa min syarri ma yakhruju minha wa min fitanil laili wannahari wa min thowaariqil laili wannahaari illa thoriqon yathruqu bikhoirin Ya Rohman.

Artinya: "Aku berlindung dengan kemuliaan Allah Yang Maha Dermawan dan dengan firman-firman Allah yang sempurna yang tidak bisa ditembus oleh orang baik maupun orang jahat, dari keburukan yang turun dari langit, dan dari keburukan yang naik ke langit, dan dari keburukan makhluk yang ada di bumi, dan dari keburukan yang keluar dari bumi, dan dari fitnah siang dan malam, dan dari kejadian yang datang tiba-tiba di siang dan malam, kecuali sesuatu kejadian yang datang membawa kebaikan, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih".


اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَحْفِظُكَ وَنَسْتَوْدِعُكَ دِيْنَنَا وَأَنْفُسَنَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَأَمْوَالَنَا وَكُلَّ شَيْءٍ أَعْطَيْتَنَا، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِي كَنَفِكَ وَأَمَانِكَ وَجِوَارِكَ وَعِيَاذِكَ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَرِيْدٍ وَجَبَّارٍ عَنِيْدٍ وَذِيْ عَيْنٍ وَذِيْ بَغْيٍ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِيْ شَرٍّ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ 

Allahumma inna nastahfidhuka wa nastaudi‘uka dinana wa anfusana wa ahlana wa auladana wa amwalana wa kulla syai’in a‘thaitana. Allahummaj ‘alna fi kanfika wa amanika wa jiwarika wa ‘iyadzika min kulli syaithanim marid wa jabbarin ‘anid wa dzi ‘ainin wa dzi baghyin wa min syarri kulli dzi syarrin innaka ‘ala kulli syai’in qadir.

Artinya: “Ya Allah, kami memohon penjagaan kepada-Mu dan kami menitipkan kepada-Mu agama kami, diri, keluarga, anak-anak, harta, dan segala sesuatu yang Engkau berikan kepada kami. Ya Allah, jadikanlah kami dalam penjagaan-Mu, tanggungan-Mu, kedekatan-Mu, dan perlindungan-Mu dari gangguan setan, orang yang kejam, mata yang berniat jahat, orang zalim, dan dari keburukan apa pun yang membawa keburukan. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

(MG Indah Yulia Agustina)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved