Berita Internasional
Pesawat Tempur F-16 Singapura Kini Dilengkapi Rudal Phyton-5 Buatan Israel
Angkatan Udara Republik Singapura meningkat kemampuan tempur F-16s Fighting Falcon mereka dengan penambahan rudal Python-5.
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Angkatan Udara Republik Singapura meningkat kemampuan tempur F-16s Fighting Falcon mereka dengan penambahan rudal Python-5.
Untuk diketahui rudal Python-5 ini merupakan rudal udara ke udara buatan Israel.
Selain penambahan rudal, mereka juga melakukan peningkatan teknologi baru pada pesawat buatan Amerika Serikat tersebut.
Adapun hal ini terungkap melalui sebuah papan informasi di Pangkalan Udara Paya Lebar, saat Angkatan Udara Singapura menggelar acara open house akhir pekan kemarin.
Acara ini digelar bersamaan dengan acara peringatan HUT ke 55 Angkatan Udara Singapura.
Sebagai informasi, Singapura memiliki 62 unit F-16C dan D dari kelompok Blok 52, yang dibeli dalam beberapa batch antara tahun 1998 dan 2004.
Singapura juga sudah memiliki rudal Python-5 setidaknya sejak tahun 2018.
Yakni ketika Singapura membeli beberapa sistem SPYDER dari Rafael Advanced Defense Systems yang berbasis di Haifa.
Rudal ini kabarnya dipasangkan di pesawat F-16 yang telah diperbaharui.
Pembaharuan atau upgrading itu, memungkinkan pesawat F-16 AU Singapura membawa bom pintar Joint Direct Attack Munition berpemandu satelit dan laser.
F-16 Singapura juga melakukan upgrade terhadap sistem radar, serta penambahan Joint Helm Mounted Cueing System, yang memungkinkan pilot menembakkan rudal ke sasaran hanya dengan melihatnya.
Singapura kabarnya akan mulai mengganti F-16-nya dalam dekade berikutnya dengan F-35B Joint Strike Fighters.
Yakni sebuah pesawat siluman yang dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal atau di landasan pacu. (*/SputnikNews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pesawat-Tempur-F-16-Singapura_11092023.jpg)