Manchester United

BERITA MU: Keluarga Glazer Mencla-mencle, Dikabarkan Batal Jual MU

keluarga Glazer dikabarkan membatalkan keputusan mereka untuk menjual Manchester United

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
OLI SCARFF / AFP
Penggemar dan pengunjuk rasa Manchester United yang menentang kepemilikan keluarga Glazer atas klub Manchester United tiba di stadion sebelum pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester United dan Aston Villa di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 30 April 2023. 

Tribunjogja.com - Keluarga Glazer dikabarkan membatalkan keputusan mereka untuk menjual Manchester United dan berniat menarik Manchester United dari pasaran.

Pemilik yang tak disukai para fans itu mengumumkan pada November mereka akan mencari “alternatif strategis” untuk pengelolaan klub, termasuk kepemilikan saham minoritas dari investor atau penjualan penuh.

Keputusan tersebut disambut dengan kegembiraan dari sebagian besar fanbase Man United, yang secara konsisten memprotes kepemilikan tim Amerika selama hampir dua dekade.

Bos INEOS Sir Jim Ratcliffe dan bankir Qatar Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani dengan cepat muncul sebagai dua kandidat utama untuk pengambilalihan, namun beberapa bulan kemudian, kedua penawar masih belum bisa memenangkan persaingan.

Meskipun telah mengajukan beberapa tawaran untuk klub, baik Ratcliffe dan Sheikh Jassim masih belum mengetahui tahap selanjutnya dari proses tersebut, meskipun Sheikh Jassim dipandang sebagai kandidat yang difavoritkan untuk mengambil alih.

Sementara miliarder Qatar itu ingin menyelesaikan pengambilalihan penuh Man United, Ratcliffe hanya tertarik pada saham yang akan membuat keluarga Glazer tetap terlibat dalam kapasitas tertentu.

Sebelumnya disebutkan bahwa kesepakatan tidak mungkin tercapai pada tahun kalender ini, namun menurut Daily Mail, keluarga Glazer kini akan membatalkan rencana penjualan.

Laporan tersebut menyatakan pemilik asal Amerika itu membayangkan perang penawaran skala besar antara berbagai pihak yang berkepentingan, namun hal itu tidak terwujud karena hanya ada Ratcliffe dan Sheikh Jassim.

Selain itu, keluarga Glazer dilaporkan berharap menerima sebanyak £10 miliar melalui penjualan penuh, namun karena gagal menarik tawaran tersebut, mereka bersiap untuk mengeluarkan Man United dari pasar yang membuat kecewa para pendukung klub.

Ada juga klaim konflik internal dalam Keluarga Glazer , karena Avram Glazer dan Joel Glazer ragu-ragu menyetujui penjualan penuh, sedangkan Bryan Glazer, Edward Glazer, Kevin Glazer dan Darcie Glazer ingin memutuskan semua hubungan.

Namun, petahana saat ini diketahui sedang mempertimbangkan putaran perundingan pengambilalihan lagi pada tahun 2025, yang mana keluarga tersebut berharap bahwa faktor-faktor tertentu akan membantu mereka menarik tawaran yang lebih tinggi.

Dengan Piala Dunia Antarklub yang akan segera diperluas menjadi 32 tim dan Piala Dunia 2026 yang akan segera diadakan di AS, keluarga Glazer percaya bahwa penjualan antara £7 miliar hingga £10 miliar dalam waktu beberapa tahun bukanlah hal yang tidak realistis.

Apakah Sheikh Jassim dan Ratcliffe bersedia menunggu selama dua tahun lagi masih menjadi pertanyaan, dan para penggemar Man United melancarkan protes baru terhadap pemilik klub menyusul kemenangan tim mereka atas Nottingham Forest bulan lalu?

Di tengah ketidakpastian yang terus berlanjut seputar situasi kepemilikan, Man United mendatangkan lima wajah baru ke klub secara permanen musim panas ini di Mason Mount, Jonny Evans, Rasmus Hojlund, Andre Onana dan Altay Bayindir, serta mengamankan peminjaman untuk Sergio Reguilon dan Sofyan Amrabat. (Tribunjogja.com/iwe)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved