Tim Tenis Putra DIY Amankan Tempat di PON XXI 2024

Kesuksesan diraih usai lolos babak kualifikasi yang digelar di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, 21-25 Agustus kemarin.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Tim Tenis DIY
Tim DIY berfoto di ajang BK PON tempo hari di Jakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -Tim Tenis Putra DI Yogyakarta berhasil mengamankan tempat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 mendatang.

Kesuksesan diraih usai lolos babak kualifikasi yang digelar di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, 21-25 Agustus kemarin.

Dalam pertandingannya, Tim DIY meraih gelar juara Zona 3 yang berisi tiga provinsi lain dari Pulau Jawa.

Sayangnya, keberhasilan tim putra DIY melaju ke PON tahun depan ini tidak diikuti tim putri yang belum beruntung untuk kembali tampil di ajang multi event terbesar di Indonesia ini. 

Dalam perjuangannya mendapatkan tiket PON kemarin, tim putra DIY harus bekerja ekstra keras dengan menghadapi tim-tim sesama wakil Pulau Jawa seperti DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Tengah (Jateng).

Pada pertandingan pertama, tim putra DIY berhadapan dengan tim kuat Jateng, mereka mampu meraih kemenangan 2-1.

Di tunggal pertama, DIY menurunkan M Rizky Varrellito kalah 2-6, 6-4, 4-6 dari Wisnu Adi Nugroho. 

Namun mampu bangkit di tunggal kedua yang menurunkan Achad Imam Ma'ruf mampu menang 6-0, 0-6, 6-0 atas Naufaldo dan memastikan kemenangan usai ganda Aditya Hari Sasongko/Imam menang 6-3, 6-3 atas Wisnu/Zidan.

Pada laga kedua, DIY yang bertemu Banten mampu menang muda 3-0. Pada tunggal pertama Aditya HS menang mudah 6-1, 6-3 atas Mauresi, disusul kemenangan tunggal kedua Imam 6-0, 6-1 atas Elsyada Yoga dan ditutup dengan kemenangan pasangan ganda Varel/Raihan Hanafi  6-0, 6-0 atas pasangan Valentino/Rafi Ahmad.

Penentuan tiket PON bagi DIY akhirnya ditentukan saat laga terakhir kontra tim kuat lainnya, DKI Jakarta.

Di partai ini, tunggal pertama DIY, Aditya HS membawa angin segar bagi timnya usai menang dua set langsung 6-2, 7-6 atas Fahrezi. 

Kepastian DIY lolos ditentukan di tunggal kedua saat Imam menang atas Claudio Lumanau 76, 26, 64.

Kemenangan di dua nomor tunggal ini membuat laga nomor ganda tidak dimainkan karena DIY sudah memastikan diri lolos.

"Dengan lolosnya tim tenis putra dari BK PON ke PON, kami sebagai pengurus Pengda Pelti DIY mengucapkan puji syukur Alhamdulillah atas kelolosan ini. Kami juga ucapan terimakasih utamanya kepada para pemain dan pelatih atas perjuangannya walaupun dengan segala keterbatasan namun mereka tetap menunjukkan semangat dan rasa corsa yang tinggi terhadap DIY," kata Ketua Umum Pengda Pelti DIY, Suwito, tempo hari.

Keberhasilan tim putra DIY lolos PON tahun depan, Suwito berharap akan menjadi momentum bagi bangkitnya kembali dunia pertenisan di DIY. 

"Sebenarnya kami mengirim 2 tim yaitu putra dan putri, namun yang putri belum beruntung lolos. Mudah-mudahan dengan momen ini, pertenisan DIY bisa menggeliat dan semangat lagi untuk berlatih sehingga menghasilkan bibit-bibit tenis terbaik. Karena memang DIY memiliki potensi yang sangat besar, termasuk Mas Adit dan Mas Imam yang asli pemain DIY," tutur dia.

Pada kesempatan terpisah, pelatih tim putra DIY Damas Adi Surya mengatakan, dalam BK PON kemarin memang perjuangan pemain-pemain DIY sangat luar biasa. Pasalnya, persaingan di Zona 3 sangatlah ketat karena ada Jateng dan DKI Jakarta. 

"Pertama kami sangat bersyukur pada Allah SWT sudah diijinkan lolos ke PON Aceh 2024. Ke depan, kami akan lakukan evaluasi tim hasil bermain di BK PON kemarin agar bisa meningkatkan kualitas tim saat turun di PON," ujar Damas. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved