Pembalap Cameron Stefano Gallardo Menuju Prestasi Internasional, Digembleng Pelatih Dunia di Belgia
Keinginan kuat crosser cilik asal Yogyakarta, Cameron Stefano Gallardo untuk menembus prestasi balap dunia mendapat banyak dukungan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM - Keinginan kuat crosser cilik asal Yogyakarta, Cameron Stefano Gallardo untuk menembus prestasi balap dunia mendapat banyak dukungan.
Tertarik dunia balap sejak usia 6 tahun, kini Fano bergabung dengan Tim DVS KTM di Belgia.
Sejak usia dini, jendela menuju dunia balap motocross telah terbuka bagi Fano.
Pada usia yang masih belia, 6 tahun, momen bersejarah muncul saat sang ibu, Rosy Liana membawanya ke pameran motor di Jogja Expo Center (JEC).
Baca juga: Fano, Crosser Cilik Asal Yogya yang Siap Mendunia
Di tengah sorotan motor-motor kilap, satu motor menghipnotis Fano. Dengan penuh antusias, Fano tak ragu untuk memohon agar motor tersebut menjadi miliknya.
Inilah tanda awal perjalanan yang menakjubkan dalam dunia motocross bagi Fano. Dari titik inilah, Fano mulai berlatih di lapangan sebelum akhirnya melintasi sirkuit profesional.
Saat ini, di usianya yang ke-12, Fano berada di kelas 85cc, menandakan perkembangan dan komitmennya dalam balap motocross.
Dalam perjalanannya yang menantang, Fano telah mengukir prestasi yang mengesankan.
Beberapa di antaranya termasuk peringkat runner-up di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross pada tahun 2019.
Fano juga menunjukkan potensi luar biasa dengan meraih juara pada kelas SE65cc dalam ajang Dedengkot Grasstrack & Motocross di sirkuit Agro Wisata, Tangjung Sari, Wonosobo.
Keberhasilannya juga tercatat dalam posisi kedua kelas SE65 Novice pada ajang Jabar Open MX & GTX 2020 di sirkuit Cambora, Sumedang.
Tapi Fano tidak berhenti di situ. Sekarang, ia merangkak menuju babak baru dalam kariernya dengan bergabung bersama Tim DVS KTM Junior Racing di Belgia.
Keputusan ini membuktikan tekadnya yang kuat untuk menembus Batasan yang ada. Fano percaya bahwa latihan dan persiapan di Belgia akan membantunya menggapai mimpi untuk berkompetisi di panggung balap internasional.
Namun, ambisi Fano tidak berhenti di sana. Impiannya yang lebih besar adalah mengharumkan nama Indonesia di panggung bergengsi Motocross Junior World Championship yang akan diadakan pada tahun 2024.
Tim Motocross Junior DVS KTM Junior Racing terkenal sebagai salah satu tim terbaik di dunia dalam kategori junior.
Tim ini, yang mendapat dukungan dari KTM Factory, telah berhasil meraih banyak gelar juara dunia junior motocross, menjadikannya tim yang paling produktif hingga saat ini.
Dirk Vansummeren adalah pemilik dari DVS KTM Junior Racing dan juga dikenal sebagai mekanik berpengalaman dalam merakit mesin balap motocross sejak tahun 1992.
Bersama tim ini, dikutip dari vmxmedia, Vansummeren telah menghasilkan sejumlah juara dunia junior motocross yang gemilang, termasuk Mike Alessi, Valerio Lata, dan Liam Evert.
DVS Junior Racing merupakan bagian dari KTM AG (Kronreif & Trunkenpolz Mattighofen), perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai KTM Sportmotorcycle AG.
Perusahaan multinasional ini telah lama memproduksi berbagai jenis sepeda motor dan didirikan pada tahun 1934. Berkantor pusat di Mattighofen, Austria, perusahaan ini telah menciptakan beragam produk sepeda motor yang mengesankan.
Bagi ayah Fano, Fani Suwito, keyakinannya akan potensi dan semangat anaknya tak tergoyahkan. Ia mengatakan dengan bangga,
"Fano adalah anak yang tekun dan memiliki tekad kuat. Saya yakin dia tidak hanya akan meraih kesuksesan di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional," kata sang ayah.
"Bakat adalah langkah awal menuju kesuksesan. Namun, untuk mencapai puncak kejayaan, diperlukan dedikasi dan kerja keras. Kerja keras adalah kunci yang membuka jalan menuju impian," tambahnya.
Melalui perjuangannya yang sungguh menginspirasi, Cameron Stefano Gallardo telah menggambarkan kisah kemenangan dari keberanian, semangat, dan dedikasi.
Fano pun mendorong generasi muda Indonesia untuk bermimpi besar dan bertekun dalam mewujudkannya. Pesannya yang tulus bagi mereka yang memiliki impian adalah, "Terus berjuang, terus berlatih, dan jangan pernah berhenti meraih impianmu."
Dengan langkah-langkahnya yang gemilang, Fano telah membuka lembaran baru dalam sejarah balap motocross Indonesia. Ia adalah bukti nyata bahwa semangat juang dan tekad yang kuat dapat membawa kita melampaui batas-batas yang ada. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/KONSENTRASI-Crosser-cilik-Cameron-Stefano-Gallardo.jpg)