La Liga
Maskapai Penerbangan Baru Arab Saudi Riyadh Air Menjadi Sponsor Atletico Madrid
Ini adalah sponsor olahraga pertama dari perusahaan baru ini, mengikuti langkah maskapai Timur Tengah lainnya yang mensponsori klub sepak bola Eropa.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- Maskapai penerbangan baru asal Arab Saudi, Riyadh Air, dan klub sepak bola Spanyol, Atlético de Madrid, hari ini mengumumkan penandatanganan kerjasama multi-tahun yang menobatkan maskapai penerbangan tersebut sebagai mitra penerbangan resmi klub sepak bola tersebut.
Ini adalah sponsor olahraga pertama dari perusahaan baru ini, mengikuti langkah maskapai Timur Tengah lainnya yang mensponsori klub sepak bola Eropa, seperti Emirates (Arsenal, AC Milan, Olympique Lyonnais, dan Real Madrid), Etihad (Manchester City), dan Qatar Airways (Barcelona).
Riyadh Air telah menandatangani sponsor olahraga pertamanya sejak peluncuran resminya pada 12 Maret 2023.
Logo Riyad Air akan ada di seragam tim mulai musim ini. Maskapai baru ini berharap dapat menjangkau jutaan penggemar di seluruh dunia melalui kemitraan strategis ini.
Tony Douglas, Chief Executive Officer Riyadh Air, mengatakan bahwa perusahaannya sangat antusias untuk menjalin kerjasama jangka panjang dengan Atletico Madrid, salah satu klub terbesar di Eropa, dengan menjadi mitra penerbangan resmi mereka.
Los Colchoneros, sebutan untuk tim ini, telah memenangkan 11 gelar juara divisi utama Spanyol dan menjadi runner-up di tiga gelar Liga Champions, di antara berbagai prestasi lainnya.
"Kami percaya bahwa kemitraan ini adalah pasangan yang sempurna, karena Riyadh Air dan Atletico memiliki komitmen yang sama terhadap keunggulan dan hasrat untuk menghubungkan orang-orang dan budaya di seluruh dunia," kata Tony Douglas.
Maskapai penerbangan Saudi ini diumumkan pada awal tahun ini. Maskapai ini menandatangani perjanjian untuk memesan 39 pesawat berbadan lebar Boeing 787-9 Dreamliner dan berharap dapat memulai operasinya pada tahun 2025.
Riyadh Air bertujuan untuk menjadi perusahaan baru yang disruptif dari Arab Saudi, terbang ke lebih dari 100 destinasi, menjangkau 100 juta pengunjung pada tahun 2030, menjadikan Kota Riyadh sebagai pusat perjalanan global, dan mendorong kunjungan ke Arab Saudi untuk bisnis dan liburan.
Riyadh Air memperkenalkan kepada dunia corak baru mereka pada bulan Juni.
Mengikuti langkah maskapai penerbangan Timur Tengah lainnya yang sukses (terutama Emirates, Qatar Airways, dan Etihad), Riyadh Air berharap untuk membawa tingkat perhatian baru terhadap detail pada pengalaman para tamu dan memiliki teknologi yang akan meningkatkan standar industri.
Maskapai ini berharap Kota Riyadh menjadi pusat penghubung berkat lokasinya: 60 persen dari populasi dunia dapat dijangkau dalam waktu delapan jam penerbangan.
Meskipun begitu, tidak seperti Emirates, Riyadh Air dan Arab Saudi tidak tertarik untuk fokus pada wisatawan transit. Sebaliknya, mereka ingin mempromosikan Kerajaan Timur Tengah sebagai tujuan wisata dan bisnis.
Pada saat yang sama, pengembangan Bandara Internasional King Salman sangat penting bagi Riyadh Air dan Visi Kerajaan 2030.
Bandara ini dirancang untuk menjadi salah satu yang terbesar di dunia, dengan enam landasan pacu paralel dan kapasitas 120 juta penumpang pada tahun 2030, meningkat menjadi 185 juta penumpang dan 3,5 juta ton kargo pada tahun 2050.
Bandara ini akan menjadi pusat logistik global yang menghubungkan tiga benua, meningkatkan semua layanan dan sarana transportasi, dan mempromosikan integrasi dalam sistem layanan logistik di Kerajaan, kata Almotaz Almirah, juru bicara resmi untuk penerbangan di Arab Saudi, seperti dikutip Simple Flying awal tahun ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Maskapai-Penerbangan-Baru-Arab-Saudi-Riyadh-Air-Menjadi-Sponsor-Atletico-Madrid.jpg)