Berita Jogja Hari Ini

Bursa Efek Indonesia Luncurkan Kampanye Aku Investor Saham

Kepala Perwakilan BEI DIY, Irfan Noor Riza mengungkapkan kampanye Aku Investor Saham merupakan kelanjutan dari kampanye yang digalakkan sebelumnya

|
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja.com/Christi Mahatma
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan DIY, Irfan Noor Riza 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan kampanye Aku Investor Sahama. Tujuannya untuk mendorong peningkatan jumlah investor di Indonesia. 

Kepala Perwakilan BEI DIY, Irfan Noor Riza mengungkapkan kampanye Aku Investor Saham merupakan kelanjutan dari kampanye yang digalakkan sebelumnya.

Pada tahun 2014 lalu, BEI meluncurkan Gerakan Nasional Cinta Pasar Modal (GENTA). Gerakan tersebut mengajak masyarakat untuk memulai berinvestasi. 

Baca juga: Pemerintah Gedangsari Akan Berikan Penghargaan ke Anggota Paskibra yang Meninggal Dunia

Kemudian pada 2015 BEI menghadirkan program kampanye Yuk Nabung Saham. Melalui program tersebut masyarakat diajak untuk berinvestasi saham.

Program tersebut berhasil menumbuhkan investor di pasar modal Indonesia, dari 281.000 investor menjadi 11 juta investor.

"Kampanye Aku Investor Saham ini merupakan kelanjutan dari kampanye sebelumnya. Tujuannya untuk mendorong peningkatan jumlah investor yang saat ini ada sekitar 11 juta investor," katanya, Jumat (11/08/2023). 

Menurut dia, angka 11 juta investor masih kecil. Sehingga perlu ada pelecut untuk meningkatkan jumlah investor

"Seharusnya masih banyak bahkan ratusan juta masyarakat yang dapat menikmati potensi pertumbuhan pasar modal Indonesia," sambungnya. 

Ia pun optimis pasar modal Indonesia bisa terus bertumbuh. Pihaknya pun terbuka untuk semua lapisan masyarakat yang ingin menjadi investor saham.

Bahkan pihaknya memfasilitasi masyarakat yang ingin belajar investasi melalui Sekolah Pasar Modal (SPM) secara gratis. 

Melalui SPM masyarakat bisa mendapat pengetahuan tentang cara memilih saham yang baik. 

"Kami optimis pertumbuhan pasar modal di DIY juga baik. Di DIY per Juli 2023 ada 167.045 investor. Ada penambahan 3.300 investor," imbuhnya. (maw) 
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved