Berita Bisnis Terkini

Investree Gandeng Credgenics untuk Penagihan Pinjaman Digital

Kerja sama dengan Credgenics diharapkan dapat mendigitalkan dan mengubah proses penagihan pinjaman. 

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
internet
Logo Investree 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perusahaan fintech lending, Investree menggandeng Credgenics untuk penagihan pinjaman secara digital. 

Dengan kerja sama tersebut, platform penagihan pinjaman berteknologi AI dari Credgenics akan berintegrasi dengan ekosistem pinjaman Investree untuk memungkinkan proses digital yang mulus di seluruh siklus penagihan pinjaman ritel end-to-end. 

Co-Founder & CEO Investree Indonesia, Adrian Gunadi mengatakan Investree Indonesia telah memfasilitasi pinjaman senilai Rp 21,30 triliun.

Kerja sama dengan Credgenics diharapkan dapat mendigitalkan dan mengubah proses penagihan pinjaman. 

"Dengan keahlian Credgenics yang telah terbukti dalam teknologi penagihan pinjaman dan jangkauan kami yang luas, kami yakin kerjasama ini akan sukses besar," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (12/07/2023). 

Baca juga: Mengenal Pinjaman Modal Usaha dan Manfaatnya

"Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi pinjaman yang inovatif dan mudah diakses oleh usaha kecil dan menengah. Dan kami juga bertekad untuk mendigitalkan inklusi keuangan di Indonesia dan teknologi Credgenics akan membantu kami mempercepat agenda ini," sambungnya. 

Sementara itu, Co-Founder & CEO Credgenics, Rishabh Goel mengungkapkan digitalisasi penagihan utang sangat penting untuk mendapatkan tingkat profitabilitas yang lebih tinggi, kelincahan bisnis yang berkelanjutan, dan peningkatan mitigasi risiko kredit.

"Kami sangat senang dapat membantu Investree menjadikan pinjaman menjadi lebih terjangkau dan mudah diakses oleh peminjam melalui digitalisasi penagihan utang. Selama beberapa tahun terakhir, kami telah berhasil bekerja bersama pemberi pinjaman Fintech terkemuka di India, dan dengan keterlibatan ini, kami yakin dapat memberikan keunggulan inovasi dengan teknologi yang sama," ungkapnya. 

Ia menilai kurangnya sistem digitalisasi dan ketergantungan pada proses manual berbasis kertas dalam penagihan pinjaman  mengakibatkan rendahnya produktivitas tim dan biaya yang besar.

"Aplikasi CG Collect Credgenics memungkinkan pelacakan petugas lapangan secara real time, navigasi berbasis peta, tanda terima digital, multi bahasa antarmuka, dan geo-fencing untuk memberikan efisiensi operasional yang lebih tinggi dalam pengumpulan utang," imbuhnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved