Kaisar Jepang Kunjungi Jogja

Kaisar Jepang Kunjungi Jogja, KPH Purbodiningrat: Pemda DIY dan Jepang Tingkatkan Sinergitas

Anggota Komisi A, DPRD DIY, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Purbodiningrat, menyambut baik kunjungan Kaisar Naruhito di DI Yogyakarta.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
KPH Purbodiningrat 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kaisar Jepang Hironomiya Naruhito mengunjungi Keraton Yogyakarta pada Rabu (21/6.2023). Kedatangan Naruhito disambut Raja Keraton Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X dan permaisuri Gusti Kanjeng Ratu Hemas.

Anggota Komisi A, DPRD DIY, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Purbodiningrat, menyambut baik kunjungan Kaisar Naruhito di DI Yogyakarta.

Kaisar Jepang berkunjung ke Keraton Yogyakarta dalam rangka tapak tilas. Hal ini karena Kaisar Jepang sebelumnya yakni Kaisar Akihito pernah berkunjung ke Keraton Yogyakarta pada 1991 lalu.

"Ini adalah napak tilas melanjutkan apa yang dulu dilakukan orang tua beliau di Yogyakarta," jelas Purbodiningrat, Rabu (21/6/2023).

Agenda kenegaraan Kaisar Jepang di DIY ini juga menjadi momentum bagi pemerintah setempat untuk meningkatkan sinergitas dan kerjasama antara dua belah pihak.

Terlebih Jepang dan DIY juga memiliki hubungan histori yang sangat panjang.

Berbagai macam proyek pun telah dikembangkan oleh dua wilayah ini. Di antaranya melalui program Sister Province Kyoto-DIY dan pembangunan Sabo Dam Yogyakarta.

"Banyak proyek di DIY yang dibantu oleh Jepang dan kita merupakan sister province dengan Kyoto sejak 1985. Sampai sekarang berlangsung dengan baik. Juga beberapa pembangunan fisik yang juga hibah dari Jepang. Seperti yang dikunjungi kaisar, Sabo itu bantuan dari Jepang," katanya.

Pemda DIY perlu terus meningkatkan hubungan kerjasama dengan Jepang. Terlebih masih ada proyek yang realisasinya membutuhkan bantuan dari negara yang dijuluki negeri sakura tersebut.

Salah satunya pengembangan aerotropolis kawasan di Yogyakarta International Airport, Kulon Progo.

Sebelumnya, Pemda DIY dan Japan International Cooperation Agency (JICA) telah menandatangani MoU Layanan Konsultasi Teknis Pembangunan Aerotropolis tersebut.

"Harapan kami DIY masih butuh bersinergi dengan Jepang dalam banyak hal. Saat ini Gubernur sedang mengembangkan aerocity di Kulon Progo, mungkin banyak hal yang bisa disinergikan dengan Jepang ke depannya," katanya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved