Berita Jogja Hari Ini
Kadin DIY Gandeng GIZ Untuk Tingkatkan Kualitas SDM Perusahaan
Kamar Dagang dan Industri Daerah Istimewa Yogyakarta (Kadin DIY) gandeng Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH atau GIZ
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kamar Dagang dan Industri Daerah Istimewa Yogyakarta (Kadin DIY) gandeng Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH atau GIZ menggelar pelatihan tempat kerja untuk tingkatkan kemampuan SDM di perusahaan.
Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin DIY, Robby Kusumaharta mengatakan DIY menjadi salah satu dari empat Kadin di daerah lain, yang terpilih menjadi pilot project program ini.
Menurutnya Kadin Indonesia saat ini tengah menggenjot potensi SDM yang ada.
Baca juga: Land of 15th, Menjadi Tema Acara Ulang Tahun GMEDIA Tahun 2023
GIZ yang merupakan perusahaan internasional milik pemerintah federal Jerman. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan SDM di DIY.
"Model vokasi di Jerman sukses sekali. Kami pernah studi banding di Jerman, kami mengambil contoh Jerman. Ini bisa menjadi awal yang baik untuk pembelajaran dan melanjutkan sinergi lebih jauh ke depan," katanya, Senin (19/06/2023).
Pelatihan untuk pelatih tempat kerja dimaksudkan agar tempat usaha memiliki pelatih yang berkualitas dan profesional. Untuk kegiatan ini menyasar 40 perusahaan yang akan dibagi dalam dua gelombang, Juni dan Juli.
Nantinya peserta juga akan mendapat sertifikasi sesuai standar Jerman. Dengan begitu peserta akan belajar mengidentifikasi apa saja yang penting dalam pelaksanaan pelatihan vokasi pemagangan di perusahaan. Kemudian, merencanakan program pelatihan di perusahaan.
"Metode pembelajarannya, terakhir menyiapkan ujiannya. Diharapkan pelatih tempat kerja tahu anak masuk, sampai selesai itu kompetensinya meningkat. Selesai pelatihan magang, punya SDM yang bagus untuk dipilih. Rekrutmen dari magang ini lebih baik, daripada merekrut langsung," ungkapnya.
Senior Advisor GIZ, Rudy Jumali berharap program tersebut membuat ketenagakerjaan di Indonesia jadi lebih kompetitif.
"SDM yang kompetitif dan unggul akan mendorong juga perusahaan memiliki daya saing. Jadi ada manfaat bagi pemagang, maupun industri," imbuhnya. (maw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)