Buka Outlet Pertama di Jogja, Nolda Pocha Usung Nuansa Tenda Makanan Korea
Nolda Pocha di Jogja merupakan cabang ke-7 di seluruh Indonesia, dan baru diresmikan Kamis lalu.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masakan Korea kini mulai punya pasar tersendiri di Jogja. Kedai-kedai dan resto yang menyajikan kuliner khas Negeri Ginseng ini mulai bermunculan dan selalu ramai anak muda.
Referensi resto yang menyajikan Korean food yang terbaru adalah Nolda Pocha. Nolda Pocha di Jogja merupakan cabang ke-7 di seluruh Indonesia, dan baru diresmikan Kamis lalu.
Berlokasi di Terminal Kuliner Jalan Kaliurang kilometer 7,8 atau daerah Kentungan, Nolda Pocha membawa ambience street food di Korea yakni menggunakan tenda. Interior dan ornamennya pun semakin menguatkan vibes Korea, termasuk playlist yang diputar sepanjang hari.
Sang juru masak atau chef dari Nolda Pocha pusat, Hendrik Lie, mengatakan bahwa masakan yang dihadirkan di Nolda Pocha ini sudah memang sebisa mungkin kental dengan citarasa Korea, namun telah disesuaikan dan dimodifikasi sesuai dengan lidah orang Indonesia.
“Menu sebenarnya memang Korea, cuma sudah disesuaikan dengan lidah masyarakat lokal. Kalau benar-benar Korea kan seperti kimchi itu sangat asam, gochugaru pedas banget. Telah kita sesuaikan dengan cita rasa lokal market kita. Terbukti di Jakarta dengan cita rasa yang telah kita perkenalkan ini boom dan diterima dengan baik,” jelasnya saat ditemui pada acara pembukaan Nolda Pocha Jogja.
Untuk harga, semua menu di Nolda Pocha mulai dari 20 ribu rupiah, dengan menu terlarisnya adalah Spicy Fried Octopus dan Nakji Bokkeum. Untuk menu octopus, Nolda Pocha juga memberikan pengalaman unik yaitu memasak sendiri guritanya di atas hotplate.
Spesialnya, Kimchi di Nolda Pocha dibuat langsung dari chef Korea. Begitu juga dengan Tteokbokkinya,teksturnya sangat empuk dan lembut.
Ada juga menu lain khas Korea seperti Kimchi Bokkeumbap(nasi goreng kimchi), Sundubu Jigae (sup khas Korea), Gamjachijeuppang (Potato Cheese Bread),Hotteog, Odeng, Ramyeon, Rabokki, Kimchi, Dakbal
Untuk minuman, karena orang Korea biasanya meminum Soju, maka di Nolda Pocha juga menyediakan Soju yang Non Alkohol supaya vibes koreanya masih sangat kental.
Saat opening, salah satu seniman asal Jogjakarta Dimas Tedjo terlihat turut hadir dan menjajal menu-menu andalan Nolda Pocha.
Dimas Tedjo mengaku sudah mencoba berbagai resto korea, tapi Nolda Pocha memberikan suguhan yang pas di lidah. Tempatnya pun nyaman dan ber-AC, jadi bisa dijadikan referensi baru untuk nongkrong sepulang beraktivitas.
“Kebetulan saya penasaran sekali dengan keberadaan Nolda Pocha.. Awalnya sempat bingung karena ada yang harus masak sendiri, tapi tadi setelah diajari oleh karyawannya cara masaknya gampang, harganya murah, dan enak walaupun lidah saya lidah Jawa tapi tetap menikmati Korean Food di sini,” ujarnya.
Nolda Pocha buka setiap hari, untuk hari Senin – Kamis buka dari jam 3 sore sampai 10 malam. Tapi khusus untuk Jumat – Minggu atau weekend, Nolda Pocha Jogja buka dari jam 3 sore hingga jam 12 malam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Buka-Outlet-Pertama-di-Jogja-Nolda-Pocha-Usung-Nuansa-Tenda-Makanan-Korea.jpg)