Techno

5 Tips Hindari Penipuan Online APK Surat Tilang

modus penipuan online semakin canggih dan menargetkan pengguna yang lengah. 5 tips yang dapat menjaga perangkat untuk tetap bersih dari malware

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Ye Aung THU / AFP
Ilustrasi foto yang diambil di Yangon pada 25 April 2020 ini menunjukkan ikon aplikasi Min Thein Kha (kanan bawah), aplikasi astrologi populer di Myanmar dengan sekitar dua juta pelanggan terdaftar dan 50.000 pengguna aktif harian, di ponsel. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kemajuan ruang digital menemui dampak terkutuknya, modus penipuan online semakin canggih dan menargetkan pengguna yang lengah.

Baru-baru ini muncul kembali jenis penipuan online baru berkedok surat tilang pelanggaran lalu lintas.

Modus pelaku penipuan online ini dengan mengaku sebagai anggota polisi yang mengirimkan surat tilang kepada korbannya melalui Whatsapp.

Baca juga: Berikut 4 Tips Antikecanduan Main Hp yang Bisa Ganggu Kesehatan

Baca juga: Hp Gampang Panas Saat Main Game? Berikut Tips Kurangi Meredamnya

Pelaku membalut rapi surat tilang palsu dengan menyematkan filenya pada ekstensi suatu APK yang sebenarnya adalah malware berbahaya yang mampu menguras rekening korban dalam hitungan menit.

Jika korban tak sengaja menginstal aplikasi tersebut, malware secara diam-diam mendpatkan izin akses tak terbatas pada perangkat korban.

Modus seperti ini sebenarnya sudah terjadi sebelumnya di mana pelaku menyamar sebagai pengirim undangan pernikahan, tagihan BPJS, hingga pengirim resi kurir.

Baca juga: Speaker Hp Kamu Kemasukan Air? Berikut Tips-tips Sederhana untuk Mengatasinya

Baca juga: Tips Mudah Membersihkan Hp Kamu Agar Tak Kelihatan Jelek dan Lusuh

Menurut Laporan Unit 42 Network Threat Trends Research dari perusahaan cyber-security Palo Alto, serangan malware meningkat 2 kali lipat pada tahun 2021.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa file APK Android menjadi 3 jenis pengiriman malware paling teratas.

Tingginya pengiriman malware berbentuk file APK ini harus diwaspadai oleh pengguna jika tidak ingin menjadi korban penipuan online.

Palo Alto merekomendasikan 5 tips yang dapat menjaga perangkat untuk tetap bersih dari malware. Simak selengkapnya berikut ini!

5 Tips Hindari Penipuan Online APK Surat Tilang

1. Selalu Amankan Akun

Langkah pengamanan akun adalah hal yang penting untuk dilakukan. Pastikan informasi sensitif kamu tidak dibagikan kepada siapa pun.

Setiap pengguna juga harus menggunakan pengelola kata sandi terpercaya untuk membuat dan mengingat kata sandi yang berbeda dan rumit untuk setiap akun.

Hindari penggunaan kata sandi yang mudah seperti “password”, “1234”, atau tanggal lahir Anda.

Pengguna juga wajib mengaktifkan verifikasi dua langkah ketika login dalam platform sosial media maupun m-banking.

2. Tumbuhkan Sikap Zero Trust

Di era digital yang rawan dengan cyber-crime, pengguna wajib menumbuhkan sikap Zero Trust.

Sikap Zero Trust sendiri berarti tidak mempercayai siapa pun dan melakukan pengecekan sebelum bertindak.

Dalam konteks penipuan online APK, Jika ada aplikasi atau tautan yang tampak mencurigakan, periksa dan tentukan keabsahannya/kebenarannya sebelum membukanya.

Misalnya, sebelum mengunduh atau menginstal aplikasi di perangkat Anda, berhati-hatilah terhadap aplikasi dengan unduhan yang sedikit atau tidak memiliki ulasan.

Memiliki deskripsi buruk atau sama sekali tidak memiliki ulasan juga merupakan tanda bahaya.

Sebagai gantinya, unduh hanya aplikasi yang dapat diverifikasi. Misalnya, cari keterangan “Terverifikasi oleh Play Protect” di Google Play Store dengan nama aplikasi.

3. Browsing dengan Aman

Aktivitas browsing aman bisa dimulai dari menghindari stalker ads (iklan penguntit) dan menonaktifkan iklan berbasis minat dari Apple, Facebook, Google, dan Twitter serta tidak menerima cookie situs web.

Dianjurkan untuk menggunakan jaringan pribadi virtual (VPN) atau hotspot pribadi dan menghindari terhubung ke Wi-Fi publik saat menjelajah Internet.

4. Gunakan Antivirus Terpercaya

Software berbahaya di perangkat dapat mengundang beragam hal tidak menyenangkan, mulai dari iklan pop-up yang mengganggu, penambangan bitcoin terselubung, hingga pemindaian informasi pribadi.

Jika kamu berisiko mengeklik tautan berbahaya atau berbagi komputer dengan banyak orang dalam satu rumah, ada baiknya menyiapkan software antivirus, terutama di komputer Windows. 

5. Rutin Update Sistem Operasi

Pengguna wajib meluangkan waktu untuk memeriksa update dan melakukan update keamanan jika sudah tersedia.

Melakukan update sistem operasi berarti meminimalisir celah keamanan pada perangkat HP atau komputer yang kamu gunakan. (MG/ M DHIYAUL HAQ)

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved