Berita Bisnis Terkini

Jelang Ramadan, Stok Minyakita di Gunungkidul Diklaim Aman

Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul menjamin tidak ada masalah dengan persediaan minyak goreng merek Minyakita .

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
(kiri ke kanan) Sekretaris Daerah Gunungkidul Sri Suhartanta, Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto, dan Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul Kelik Yuniantoro saat meninjau stok Minyakita di gudang distributor, Selasa (14/03/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul menjamin tidak ada masalah dengan persediaan minyak goreng merek Minyakita .

Distribusinya pun diklaim lancar.

Kepala Disdag Gunungkidul , Kelik Yuniantoro menyebut persediaan Minyakita saat ini mencapai 500 krat.

"Angka ini setara dengan 60 ribu liter minyak goreng," kata Kelik, Selasa (14/03/2023).

Persediaannya menyebar di sejumlah distributor.

Baca juga: Minyakita Langka, Pedagang Sampai Berburu ke Luar Gunungkidul

Ia pun memastikan seluruh persediaan akan didistribusikan ke pasar-pasar di Gunungkidul .

Kelik juga mengatakan sudah berkoordinasi dengan seluruh pengelola pasar guna memastikan distribusi Minyakita tepat sasaran.

Caranya dengan mendata para pedagang.

"Pedagang juga harus menandatangani Pakta Integritas, yaitu wajib menjual Minyakita dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14 ribu," ujarnya.

Menurut Kelik, distribusi Minyakita juga akan menyentuh pedagang toko kelontong. Mereka nantinya akan mendapatkan langsung dari distributor.

Skema ini dilakukan agar pemilik toko kelontong tak perlu lagi membeli stok Minyakita di pasar.

HET ke konsumen pun nantinya tetap terjaga.

Baca juga: Belasan Ribu Liter Minyakita Didistribusikan di Gunungkidul, Atasi Kelangkaan Stok

"Kalau bisa juga memenuhi kebutuhan UMKM yang terbilang besar untuk minyak goreng," kata Kelik.

Pagi tadi, ia melakukan pemantauan ketersediaan Minyakita di gudang distributor hingga pasar.

Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto turut serta dalam pemantauan.

Heri merasa perlu memastikan ketersediaan Minyakita di pasaran.

Apalagi saat ini sudah menjelang Ramadan, di mana permintaannya berpotensi meningkat.

"Jadi kewajiban kami untuk memastikan ketersediaan minyak goreng dan menjaga stabilitas harganya," jelasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved