Serie A

AC MILAN: Inilah Pentingnya Peran Ismael Bennacer bagi Stefano Pioli

AC Milan berharap Ismael Bennacer segera kembali ke skuad utama untuk pertandingan berikutnya

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
MIGUEL MEDINA / AFP
Ismael Bennacer dan Sandro Tonali di Serie A Italia antara AC Milan vs Genoa di Stadion San Siro, pada 15 April 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM - AC Milan berharap Ismael Bennacer segera kembali ke skuad utama untuk pertandingan berikutnya.

Bukan tanpa sebab. Kehadiran gelandang Aljazair di lini tengah AC Milan ternyata tidak dapat digantikan pemain lain.

Namun kabar baiknya adalah bahwa Mike Maignan dan Alessandro Florenzi melakukan latihan penuh dengan skuat, meski Davide Calabria dan Bennacer masih berlatih sendiri.

Masih ada empat hari lagi sebelum pertandingan melawan Atalanta pada Minggu malam sehingga ada waktu bagi pemain Aljazair itu untuk kembali.

Stefano Pioli akan berharap banyak kepadanya karena tidak ada gelandang dalam skuat dengan karakteristik yang mirip dengan Bennacer.

Ismael Bennacer saat AC Milan vs Cremonese yang berakhir imbang 0-0
Ismael Bennacer saat AC Milan vs Cremonese yang berakhir imbang 0-0 (Twitter @AC Milan)

Ismael Benancer adalah otak dan mesin mengingat tidak hanya performanya yang luar biasa tetapi juga kualitas teknisnya.

Dia tahu menerima bola dengan membelakangi gawang, dia tahu bagaimana mengawali serangan dengan operan atau melalui dribelnya tidak luar biasa tetapi efektif.

Selain itu, mantan pemain Arsenal itu juga sangat penting ketika tim sedang menguasai bola, dengan tekanan yang dilakukannya.

Dia adalah satu dari pemain paling berpengaruh di lapangan, terutama untuk taktik Pioli yang memainkan formasi 4-2-3-1 dan 3-4-2-1, dengan memiliki poros ganda yang tangguh dan andal.

AC Milan telah memenangkan tiga pertandingan berturut-turut tanpa kebobolan tetapi belum terlalu meyakinkan di salah satu pertandingan, dan lini tengah adalah bagian dari itu.

Sandro Tonali, Rade Krunic, Tomasso Pobega, Vranckx, dan Bakayoko memiliki karakteristik yang berbeda, semuanya tampak lebih cocok dengan Bennacer daripada dengan Tonali.

Pemain berusia 25 tahun itu sudah hampir sebulan absen dan berharap bisa kembali dalam kondisi seperti itu agar bisa segera menjadi penentu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved