APA Itu Virtual Assistant? Ternyata Ini Peluang Kerja dari Rumah Dibayar Pakai Dollar

Era digital memungkinkan setiap orang bisa kerja online dari mana saja dan kapan saja. Hal ini tak lepas dari munculnya sejumlah pekerjaan baru yang

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
Freepik
Ilustrasi Virtual Assistant 

TRIBUNJOGJA.COM - Era digital memungkinkan setiap orang bisa kerja online dari mana saja dan kapan saja.

Hal ini tak lepas dari munculnya sejumlah pekerjaan baru yang bisa dikerjakan tanpa harus bertatap muka secara langsung.

Salah satu pekerjaan yang sedang naik daun adalah virtual assistant.

Apa itu virtual assistant? Berikut sejumlah fakta yang harus kamu tahu.

Baca juga: Fitur Google Assistant Buat Para Jomblo Hey Google, Gombalin Aku Dong

1. Seseorang yang memberikan layanan administratif

Virtual assistant merupakan seseorang yang memberikan layanan administratif dan dukungan bisnis kepada perusahaan secara remote atau dari jarak jauh.

Profesi ini mirip dengan asisten pada umumnya.

Namun bedanya, virtual assistant sistemnya adalah kerja online, sementara asisten biasa harus bekerja secara on-site.

2. Tugasnya mengatur jadwal

Ada beberapa tugas yang biasa dikerjakan oleh seorang virtual assistant, diantaranya mengatur jadwal, mengelola email dan panggilan telepon, menginput data, mengelola media sosial, hingga melayani pelanggan, seperti halnya customer service.

Masih ada beragam pekerjaan yang bisa dilakukan oleh virtual assistant ini, tergantung kebutuhan dari perusahaan atau klien.

Ilustrasi Virtual Assistant
Ilustrasi Virtual Assistant (Freepik)

Meskipun sedang populer, belum banyak perusahaan di Indonesia yang meng-hire pekerjaan virtual assistant ini.

Para klien yang menggunakan jasa virtual assistant ini justru mayoritas datang dari luar negeri.

3. Dibayar Dollar

Virtual assistant ini biasnaya dibayar dengan Dollar.

Hal tersebut juga dirasakan oleh Virtary, sebuah agensi virtual assistant di Indonesia.

Founder & CEO Virtary Rieni Santoso mengatakan 95 persen klien yang menggunakan jasa virtual assistant dari agensinya berasal dari luar negeri.

Beberapa diantaranya berasal dari Amerika Serikat, Australia, Inggris, Hongkong, Korea dan Singapura.

Sementara, sisanya berasal dari Indonesia.

“Peluang untuk mendapatkan cuan dari kerja online menjadi virtual assistant ini cukup besar. Banyak project dari perusahaan di luar negeri yang bisa kita bantu kerjakan. Makanya, ini bisa jadi peluang yang sangat bagus bagi mahasiwa, pelajar, ibu rumah tangga, orang yang sedang mencari pekerjaan, maupun korban PHK,” ujar Rieni mengutip Kompas.com.

4. Bisa dipelajari

Saat ini Virtary memiliki 86 freelancer dari seluruh Indonesia dengan kantor pusat di Jakarta.

Selain di Jakarta, agensi yang dibangun Rieni Santoso pada tahun 2010 ini juga memiliki kantor di Yogyakarta.

Di Kota Gudeg ini, terdapat 40 orang virtual assistant di Yogyakarta yang bekerja secara on-site.

Baca juga: Fakta-fakta tentang Bard, Teknologi Kecerdasan Buatan dari Google yang Bakal Jadi Saingan ChatGPT

Tak hanya melayani klien, Virtary kini juga membuka kelas bagi siapa saja yang ingin belajar menjadi seorang virtual assistant.

Dalam kelas ini, Virtary menggandeng platform belajar online, habiskerja.com. Pembelajaran dilakukan dengan cara mengakses video, ditambah dengan layanan konsultasi, dan praktek.

“Kita ingin semakin banyak orang yang bisa kerja online dari rumah dan mendapatkan bayaran ribuan Dollar per bulan. Harapannya, dengan adanya kelas ini, kita bisa menjadi penggerak roda ekonomi di masyarakat melalui peran mereka sebagai virtual assistant,” tutup Rieni.

 

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved