Tribun Musik
Usung Single Live Tenderly, iJham Widian Perluas Market Pendengar
Seusai merilis dua single sebelumnya, 'Menantu Idaman' dan 'Nasib Perantau', iJham kini merilis lagu ketiganya berjudul 'Live Tenderly'.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Agus Wahyu
USAHA yang dilakukan iJham Widian untuk tetap produktif berkarya, ternyata memang tak main-main. Seusai merilis dua single sebelumnya, 'Menantu Idaman' dan 'Nasib Perantau', iJham kini merilis lagu ketiganya berjudul 'Live Tenderly'.
Single ini merupakan penutup karya trilogi, sekaligus sebagai karya perkenalan pada masyarakat.
"Single ketiga ini adalah cara saya menyimpulkan tentang bagaimana cara kita menyikapi dan menjalani hidup dengan cara yang seharusnya (benar), tanpa harus terdikotomi atau mengikuti keinginan orang lain dan lingkungan," ucap iJham Widian.
Lagu Live Tenderly ini juga akan dikemas dalam karya audio visual atau video klip yang menceritakan sosok bernama Nir, manusia yang termakan konsep waktu yang ada di pikiran manusia. Ada tiga waktu yang menjadi patokan manusia dalam kehidupannya, yaitu masa depan, masa sekarang, dan masa lalu.
"Nir adalah jiwa yang rentan akan hal tersebut. la hidup pada masa sekarang, namun mudah terdistraksi bayangan gambaran masa depan dan kenangan masa lalu, kemudian membuatnya menjadi manusia yang termakan bayangan-bayangan tersebut," ujar iJham.
Yang membedakan dua karya iJham sebelumnya, Live Tenderly ini menggunakan lirik bahasa Inggris. Alasannya, iJham ingin lebih menantang dirinya sendiri agar bisa bernyanyi berbahasa Inggris dengan baik.
Sejauh ini, iJham juga belum pernah memiliki materi karya berbahasa Inggris. "Pertimbangan lainnya, karena bahasa Inggris merupakan bahasa universal yang dapat dimengerti oleh semua orang (dunia). Jadi, akan menambah dan memperluas lingkup market pendengar lagu saya ke depannya," papar iJham.
Sama halnya impian kebanyakan musisi lainnya, iJham tak akan berhenti pada karya trilogi ini. Selanjutnya, ia akan mengeluarkan karyanya secara lengkap dengan merilis
album perdana berisi 10 lagu.
"Agenda pada tahun 2023 ini, memang khusus dan fokus menyelesaikan full album tersebut. Saat ini, proses produksinya sudah mencapai 60 persen, Rencana lainnya juga
akan ada beberapa live session untuk kebutuhan konten YouTube saja," kata iJham.
Nantinya, lanjutnya, 10 lagu itu juga masih akan dibantu orang-orang yang sama dalam pengerjaan Menantu Idaman, Nasib Perantau, dan Live Tenderly, yakni dibantu Yudhis Gangga sebagai arranger dan Ian Anatha sebagai music producer/sound engineer (mixing-mastering). Keduanya bernaung di Polarity Audio.
Single Live Tenderly ini telah dirilis sejak Jumat 10 Februari lalu, di berbagai gerai musik digital, misalnya Spotify, Apple Music, Deezer, dIl. Sedangkan untuk video klip mengudara di kanal YouTube iJham Widian mulai Minggu (12 Februari) bertepatan konser kecil bertajuk IJHAM WIDIAN LIVE TENDERLY SHOWCASE di Sleman Creative Space, Yogyakarta.
Sekadar diketahui, iJham Widian sebenarnya bukan sosok baru dalam dunia musik. iJham mengawali karier musiknya sejak 2005 bersama band-nya yang bernama Scoozy.
Lalu pada 2007-2010, iJham Widian membesut grup band baru bernama ReStar yang cukup produktif di berbagai ajang festival musik. Tak berhenti di situ, iJham Widian tetap berproses bersama Leana yang sempat merilis mini album pada 2011. Namun sejak 2016, band ini vakum.
Hingga akhirnya pada Januari 2021, iJham kembali membuat proyek baru Shine and Vine (SaV). Grup band pop rock ini sempat merilis satu single 'Semu' pada Mei 2021. Namun siapa sangka, dari SaV itu iJham justru terdorong untuk mencoba pengalaman baru dalam bermusik, yakni solo karier sampai saat ini. (han)
Ingatkan Sebuah Proses Butuh Waktu,Some Island Sampaikan Lewat Lagu 'Melawan Dunia' |
![]() |
---|
Akadama Tutup Trilogi Patah Hati Lewat Lagu Salah Move On |
![]() |
---|
Pagelaran Sabang Merauke Usung Semangat Hari Lahir Pancasila |
![]() |
---|
Terinspirasi Film Superhero, Kotak Siap 'Meng-Hantam!' Lewat OST Satria Dewa Gatotkaca |
![]() |
---|
Langit Sore Gandeng Michela Thea Kenalkan Lagu 'Disiksa Harapan' |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.