Berita Otomotif Terkini

Suzuki Katana GX 1993 'Kyai Kanjeng Kartono', Jip Compact Warisan Keluarga

Suzuki Katana GX 1993 diubah tampilannya mendekati Jimny JA71, dengan desain grill yang menyatu dengan lampu kabut bulat.

Tayang:
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Pribadi
Suzuki Katana GX 1993 milik Afif Hariyawan asal Sleman, DI Yogyakarta. 

Sistem pengapian ia ganti dari platina, bagian mesin pun sudah ia overhaul dari gearbox, gardan sudah ia rebuild semua.

Piston mesin pun sudah ia oversize  sehingga kompresi kembali normal.

Perubahan lainnya yang dilakukan Afif ialah mengganti velg dengan JA71, velg import Jepang yang ia dapat 2016 silam.

"Setelah velg terbeli, tak langsung dipasang. Saya simpan dulu, wong duitnya belum cukup buat beli ban. Di Indonesia mayoritas menggunakan velg ring 15, sedangkan ini ring 16," ujarnya.

Tampilan depan pun berubah, sebab Afif tertarik mengubah tampilannya mendekati Jimny JA71, dengan desain grill yang menyatu dengan lampu kabut bulat.

Baca juga: Murah! Ini Harga Mobil Bekas Suzuki Swift Desember 2021 Mulai Rp60 Jutaan

Kiai Kanjeng Kartono

Seiring bertambahnya usia, kondisi mobil berusia tua atau keluaran tahun lama cenderung menurun.

Maka wajar bila terjadi masalah pada mobil, hal tersebut pun diakui Afif pada Suzuki Katana GX miliknya.

Namun ada cerita menarik pada Suzuki Katana GX milik Afif, yang selalu bermasalah ketika dibawa keluar kota, terutama ke timur dari DI Yogyakarta.

Hal tersebut tak sekali atau dua kali saja terjadi.

"Ndilalah mobil ini sejak saya rawat, setiap kali dibawa ke luar Jogja kalau ke arah timur pasti ada saja yang rusak. Pernah antar eyang saya ke Klaten, platinanya patah. Antar sepupu ke solo, alternator terbakar. Pernah juga saat akan silaturahmi ke rumah pacar saya ke Solo, mesinnya ngancing karena olinya tidak bersirkulasi dan akhirnya saya towing ke Jogja," cerita Afif.

"Saat KKN di Klaten, tepatnya di Karangdowo, master rem belakangnya bocor," tambahnya.

"Bapak saya lantas menyarankan mobil tersebut dinamai 'Kian Kanjeng Kartono', dan setiap akan digunakan ke luar kota khususnya ke arah timur, harus dicuci terlebih dahulu. Ibaratnya ini kereta kencana yang akan digunakan untuk kirab. Ya memang percaya nggak percaya ya, tapi memang ada cerita demikian ya ini dari perspektif saya," lanjutnya.

Afif pun mengaku tak sedikit tawaran dari orang yang tertarik meminang Suzuki Katana GX miliknya, namun ia menegaskan bahwa mobil ini tak akan ia jual.

"Saya tidak berniat menjual mobil ini, bukan masalah nominalnya tapi soal ceritanya yang tidak bisa hilang. Saya harap anak saya kelak juga bisa menikmati cerita Suzuki Katana GX ini, yang juga menjadi saksi awal perjuangan keluarga," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved