Sandiaga Minta Pelaku UMKM Bergabung Komunitas-komunitas Wirausaha

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, meminta pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bergabung dengan komunita wirausaha.

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/Dok. Kemenparekraf
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno tengah melihat produk salah satu UMKM di Desa Wisata Baros, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/01/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANDUNG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, meminta pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bergabung dengan komunitas-komunitas wirausaha.

Bergabung dengan komunitas wirausaha akan meningkatkan daya saing. Sandiaga mengatakan, melalui kolaborasi pelaku UMKM bersama komunitas wirausaha akan menciptakan peluang-peluang dan lapangan kerja baru.

"UMKM ini adalah pencipta 97 persen lapangan kerja kita. UMKM-lah yang berkontribusi kepada ekonomi kita," kata Sandiaga dalam keterangan resminya.

Sandiaga mengatakan, tak sedikit pelaku UMKM yang sudah naik kelas setelah bergabung dengan komunitas-komunitas UMKM, di antaranya ada UMKM yang sudah bisa menjual sahamnya kepada publik (IPO).

"Ada juga bisnis di bidang seprai, bantal, dan kuliner yang semakin besar. Kita dorong dengan suntikan program pemerintah sehingga dapat membuka peluang kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya e-Katalog merupakan salah satu upaya pemerintah agar produk UMKM lokal tidak kalah dengan produk luar negeri. Meski produk lokal harganya lebih tinggi, lembaga-lembaga pemerintah diwajibkan untuk membeli produk di e-Katalog.

Dengan cara itu, dia yakin UMKM akan menciptakan 2 juta lebih tenaga kerja baru dan membantu peningkatan ekonomi Indonesia sekitar 1,7 persen.

"Jadi, bergabunglah dengan komunitas untuk didaftarkan di e-Katalog," kata Sandi.

Sementara Presiden Komunitas Wirausaha Tangan Di Atas (TDA) Ibrahim M Bafagih mengatakan, di komunitasnya itu para pengusaha yang berkelimpahan didorong untuk berkontribusi bagi ekonomi Indonesia. Terlebih lagi, lanjutnya, para UMKM perlu dimotivasi agar bisa bangkit setelah pandemi Covid-19 yang sempat menurunkan gairah ekonomi.

"Ini menjadi satu bongkahan kecil dengan visi Indonesia di usia emasnya 2045 menjadi Indonesia maju, dengan ini TDA salah satu bagian dari meningkatkan ekonomi di Indonesia," kata Ibrahim. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved