PDI Perjuangan DIY Semangati Kader Bersama Cegah Stunting
Masalah mal nutrisi dan stunting ini menjadi perhatian pemerintah, karena menyangkut kualitas generasi kita.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPD PDI Perjuangan DIY melalui PAC Gondokusuman menyelenggarakan kegiatan Pengolahan Makanan Sehat dan Bergizi bersama dengan kader Posyandu dari Kalurahan Terban, Kemantren Gondokusuman untuk merespon masalah stunting dalam rangka HUT PDI Perjuangan ke-50 dan memperingati HUT Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati.
Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi mengapresiasi para kader yang antusias mengikuti kegiatan.
"Masalah mal nutrisi dan stunting ini menjadi perhatian pemerintah, karena menyangkut kualitas generasi kita, maka DPD PDI Perjuangan DIY turun secara langsung aktif dalam penanggulangan stunting dan ini dilaksanakan di semua wilayah oleh seluruh kader", jelasnya.
Stunting menjadi isu yang mendesak untuk diselesaikan karena dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Masih ada masyarakat yang belum mengetahui definisi stunting, penyebab, dampak yang ditimbulkan, dan cara menanggulanginya.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY Totok Hedi Santosa menyampaikan bahwa stunting menjadi perhatian khusus dari Ketua Umum Megawati, maka seluruh kader di semua wilayah menggalakkan ini.
Pemerintah daerah harus benar-benar terlibat dalam planning masa depan bangsa. Kaum muda bangsa, sejak kecil, sejak dalam kandungan perlu mendapat gizi nutrisi yang baik untuk mendukung tumbuh kembangnya menjadi sumberdaya manusia berkualitas.
"Peran orang tua dan para kader di masyarakat penting untuk pencegahan stunting, diantaranya konsumsi makanan bergizi untuk ibu hamil, pemeriksaan kehamilan secara rutin, bayi lahir mendapatkan ASI eksklusif, pertumbuhan balita dengan asupan tambahan yang kaya nutrisi", imbuhnya.
Dwi Wahyu Budiantoro, Bendahara DPD PDI Perjuangan DIY mengatakan bahwa kolaborasi DPD, PAC, dan para kader ini menindaklanjuti instruksi partai.
"Penanganan stunting tidak hanya pemberian makanan tambahan, langkahnya adalah dengan mengedukasi kader mengolah makanan bergizi, sehingga partai bisa menjadi dapur makanan sehat bergizi, sekaligus bersinergi dengan OPD terkait," katanya. (rls)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/nuryadi-pdip-diy.jpg)