Berita Kriminal

Modus Pembajakan Nomor Resi, Paket iPhone Jakarta ke Magelang Tak Sampai ke Penerima

Polres Magelang Kota berhasil mengamankan warga Sinduadi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta berinisial ENH (45)

IST
Ilustrasi Paket Hp. Polres Magelang Kota berhasil mengamankan warga Sinduadi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta berinisial ENH (45). ENH ditangkap karena tindak pidana penipuan, penggelapan, dan pencurian terhadap tiga buah Handphone (HP) yang dikirim melalui paket lewat jasa kargo. 

Polres Magelang Kota berhasil mengamankan warga Sinduadi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta berinisial ENH (45). ENH ditangkap karena tindak pidana penipuan, penggelapan, dan pencurian terhadap tiga buah Handphone (HP) yang dikirim melalui paket lewat jasa kargo.

Tersangka saat dihadirkan oleh Polres Magelang Kota pada konferensi pers di Mako Polres Magelang Kota, pada Jumat (20/01/2023)
Tersangka saat dihadirkan oleh Polres Magelang Kota pada konferensi pers di Mako Polres Magelang Kota, pada Jumat (20/01/2023) (TRIBUNJOGJA.COM/Nanda Sagita Ginting)

Kejadian bermula ketika tersangka ENH menerima informasi dari saudaranya berinisial IM yang saat ini berstatus DPO.

Disana diketahui ada sebuah paket yang akan dikirim dari toko ponsel di Jakarta ke toko ponsel di Magelang, pada Rabu (04/01/2023).

Ternyata IM diindikasi mengetahui soal pengiriman paket dengan modus melakukan pembajakan terhadap nomor resi paket.

"Dari nomor resi inilah, IM memantau pergerakan paket hingga sampai ke lokasi tujuan yakni Magelang, pada Kamis (05/01/2023),"ujar Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang.

Kemudian ketika paket terpantau sudah sampai di wilayah Magelang.

IM meminta ENH agar ENH mengambil paket tersebut dengan lokasi yang sudah ditentukan.

Sehingga, paket tersebut tidak sampai ke penerima aslinya.

"Sesampai di Magelang, paket ini dikirim lewat ojek online.

"ENH tinggal mengikuti arahan dari IM untuk lokasi pengambilan-nya. Awalnya, titik temu di dekat minimarket namun karena ramai lokasi pengambilan dipindah ke tempat lain,"ungkapnya.

Ia melanjutkan, setelah paket diterima oleh ENH, IM meminta agar paket tersebut dikirimkan lagi ke Jakarta ke alamat dirinya.

ENH menyanggupi permintaan tersebut, karena pada 2021 pernah melakukan hal seperti itu.

"Namun karena penasaran isi paket tersebut, ENH tidak mengirimkan paketnya ke IM.

"Justru membukanya, ternyata isinya tiga buah handphone batangan bermerek iPhone.

Baca juga: Nasib Guru Berstatus ASN PPPK Digerebek Sekamar dengan Pak Kades, Cuma Berbalut Sarung

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved