Liga Spanyol
Kisah Dibalik Real Madrid Comeback, Carlo Ancelotti Sempat Marah di Ruang Ganti
elatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, ternyata sempat marah di ruang ganti sebelum anak asuhnya memproduksi comeback apik melawan Villarreal.
TRIBUNJOGJA.COM, MADRID - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, ternyata sempat marah di ruang ganti sebelum anak asuhnya memproduksi comeback apik melawan Villarreal.
Real Madrid berhasil menumbangkan Villarreal 3-2 pada babak 16 besar Copa del Rey di Stadion El Madrigal alias Estadio de la Ceramicaa, Villarreal, Spanyol, Jumat (20/1/2023) dini hari WIB.
Kemenangan pasukan asuhan Carlo Ancelotti itu harus diraihnya dengan susah payah, setelah mereka tertinggal 0-2 terlebih dahulu dari Villarreal gegara gol Etienne Capoue (4') dan Samuel Chukwueze (42') pada babak pertama.
Namun setelah jeda paruh waktu, Real Madrid berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Vinicius Junior (57') dan Eder Militao (69').
Dani Ceballos keluar menjadi penyelamat tim berjuluk Los Blancos tersebut lewat golnya pada menit ke-86. Madrid pun sukses memastikan satu tempat di perempat final Copa del Rey.
Ancelotti mengakui, bahwa penampilan Real Madrid pada babak pertama kontra Villarreal tak mengesankan. Sang pelatih asal Italia ini mengaku marah di ruang ganti saat jeda.
Namun, semangat pantang menyerah Karim Benzema dkk membuat Ancelotti yakin Madrid bisa bereaksi hingga akhir pertandingan untuk menang.
"Saya sangat marah ketika jeda paruh waktu dan saya memutuskan untuk mengambil risiko dan menekan lebih tinggi," ujar Ancelotti setelah pertandingan, dikutip dari laman resmi Real Madrid.
"Kami kurang kuat dalam melakukan duel dan saya menyuruh mereka untuk bangun, masih ada waktu untuk membalikkan keadaan." "Pada babak kedua, itu adalah reaksi yang luar biasa, seperti biasanya. Klub ini tidak pernah menyerah tapi kami tidak bisa menunggu hingga akhir laga untuk bereaksi," ucap pria yang dijuluki Don Carlo itu.
Hal yang berbeda pada babak kedua, menurut Ancelotti, adalah kepercayaan diri para pemain, serta kemampuan untuk mengubah dinamika pertandingan, setelah performa buruk babak pertama.
"Kami bermain sangat buruk di babak pertama dan babak kedua yang tak terduga, karena sulit untuk mengubah permainan setelah melihat apa yang kami tampilkan pada babak pertama."
"Tim ini menunjukkan kepribadian yang luar biasa untuk membalikkan keadaan. Babak kedua sangat fantastis untuk kepercayaan diri kami," tutur Ancelotti.
Dengan hasil ini, Real Madrid lolos ke babak perempat final Copa del Rey bersama dengan Barcelona, Real Sociedad, Valencia, Sevilla, Athletic Bilbao, Atletico Madrid, dan Osasuna. Pengundian untuk pertandingan babak perempat final Copa del Rey akan diadakan di kantor Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) di Las Rozas, Madrid, pada Jumat (20/1/2023) waktu setempat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pelatih-madrid.jpg)