Puisi

CONTOH Puisi Tema Tentang Cinta Lingkungan dan Peduli Alam

Terlihat anugerah Tuhan Yang melekat pada lingkungan yang indah Aku semakin bersemangat Menjajal hari ini mengejar tekad

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Ilustrasi Puisi bertemakan Lingkungan Alam 

TRIBUNJOGJA.COM - Tahukah kamu jika ternyata perasaan tentang lingkungan dapat diungkapkan melalui puisi?

Ketika menulis puisi tentang lingkungan, penyair kontemporer cenderung menulis tentang keindahan dan kerusakan alam.

Selain itu, dilibatkan juga perihal dampak negatif yang menjadi pengaruh kerusakan alam akibat dari aktivitas manusia di bumi ini.

Puisi tentang lingkungan dapat menyadarkan pembaca bahwa tanpa perubahan positif, lingkungan hanya akan semakin buruk.

Namun, dari puisi kita juga bisa membicarakan tentang keindahan lingkungan yang terpelihara dengan baik dan bermanfaat secara biologis.

Baca juga: Kumpulan Puisi Tema Cinta Terbaik Karya Penyair Legendaris WS Rendra

Sebagai pembelajaran, inspirasi maupun contoh, berikut merupakan contoh puisi tentang lingkungan yang dilansir dari Gramedia.com.

Kondisi Gunung Merapi yang terpantau dari PGM Jrakah, Senin (1/2/2021).
Kondisi Gunung Merapi yang terpantau dari PGM Jrakah, Senin (1/2/2021). (twitter BPPTKG)

Menjaga Lingkunganku

Terbangun di pagi hari

Ku buka jendela

Sinar surya tampar kedua mata

Aku tersenyum mencium harum bunga

Kulihat kiri dan kanan

Jauh dan dekat

Terlihat anugerah Tuhan

Yang melekat pada lingkungan yang indah

Aku semakin bersemangat

Menjajal hari ini mengejar tekad

Lingkunganku indah dan aku kuat

Tak ada lagi yang mampu menghambat

Terima kasih, Tuhan

Kau bukakan hatiku akan suatu keindahan

Sehingga tak ada lagi kata segan

Untuk menjaga tanah dan tumbuhan

Di sekeliling halaman

Tuhan, jagalah lurusnya hati ini

Curahkan padaku kesadaran diri

Hingga aku siap untuk berjanji

Untuk selalu menjaga lingkungan

Agar terjaga keasriannya

Baca juga: CONTOH PUISI Tentang Ungkapan Cinta Terhadap Tuhan Sang Pencipta

Aku Cinta Alamku

Aku cinta alamku

Dengan segala yang dipersembahkan

Aku menyayangi sepenuh hati.

Oh tidak, entah bagaimana jadinya

Jika para perusak mulai bergerak

Memenuhi nafsu yang membelalak

Pasti kan hancurlah semuanya

Tidak, sungguh tak boleh terjadi

Aku tak ingin jadi pembenci lagi

Semua berawal mulai hari ini

Percayalah, ku jaga, takkan kau mati

Aku cintai kau setulus hati

Pasti kan kubalas budi

Atas semua yang kau beri

Untuk alamku, semoga tetap alami

Seorang petani sedang memetik cabai di lahannya yang berlokasi di Dusun Dobangsan, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo. Panen dini dilakukan karena lahan pertaniannya terendam air akibat cuaca kurang menentu. Jika tidak dipetik, dikhawatirkan tanaman cabai akan layu.
Seorang petani sedang memetik cabai di lahannya yang berlokasi di Dusun Dobangsan, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo. Panen dini dilakukan karena lahan pertaniannya terendam air akibat cuaca kurang menentu. Jika tidak dipetik, dikhawatirkan tanaman cabai akan layu. (TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih)

Jagalah Hutanku

Betapa luas terbentang

Hutanku begitu hijau

Hidup tumbuh berbahagia

Tempat Flora dan Fauna

Tapi kini hutanku kurang

Bahkan ada yang sudah hilang

Pohon-pohon banyak ditebang

Oleh orang yang tak sayang

Kalau hutan telah gundul

Bencana alam akan muncul

Air susah di saat kemarau

Mari jaga hutan kita

Agar jauh dari bencana

Kalau hutan lestari

Tentu bumi akan asri


Potongan Surga Nusantara

Masih dalam renungan pagi

Saat burung berkata merdu

Menyanyi kicau sendu

Tentang alam hari ini

Disana terhampar potongan surga

Terlukis dalam ranah keindahan

Langit selaksa biru nan indah

Awan berarak mengikuti sang angin

Padi menunduk dalam kebersahajaan

Terhampar di atas permadani kuning alam persawahan

Gunung terlihat gagah menjulang penuh digdaya

Pepohonan hijau berbaris menanti sang matahari

Inilah Indonesiaku, sepotong surga yang Tuhan kirimkan kepada bangsa kita

Inilah Indonesiaku, keindahan lukisan yang Tuhan ukir di kanvas negeriku

Inilah Indonesiaku,  keindahan luas yang menyuburkan tanah airku

Apakah Indonesiaku tanah kebanggaan sampai maut mengakhiri divisi

( MG Aulia A Putri )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved