Berita Purworejo

Tim Damkar Purworejo Tangani 37 Kasus Kebakaran dan 144 Kali Evakuasi Satwa Sepanjang 2022

Tim pemadam kebakaran (Damkar) di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, melaporkan sepanjang 2022 telah menangani kasus kejadian sebanyak 37 kali. Jumlah

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Dewi Rukmini
Salah satu kejadian kebakaran yang menghanguskan gudang kayu di Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada 2022 lalu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Tim pemadam kebakaran (Damkar) di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, melaporkan sepanjang 2022 telah menangani kasus kejadian sebanyak 37 kali.

Jumlah tersebut diketahui meningkat sebanyak 7 kasus ketimbang 2021 dengan total 30 kejadian. 

Kepala Bidang Damkar, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Tejo Kusnandar, mengungkapkan, kerugian akibat kejadian itu mencapai Rp 1,3 miliar.

Baca juga: Komentar Shin Tae-yong Seusai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Vietnam Tanpa Gol

Ia menyebutkan, peristiwa kebakaran gedung rumah, toko, dan gudang kayu mendominasi kejadian sepanjang 2022. 

"Totalnya ada 13 kejadian kebakaran rumah, toko, dan gedung, termasuk kebakaran ruangan gedung BPKPAD Kabupaten Purworejo pada Juni 2022 lalu. Kemudian untuk gudang kayu dan pabrik terjadi 9 kali kejadian dengan kerugian mencapai Rp300 jutaan," ungkapnya kepada Tribunjogja.com, Jumat (6/1/2023).

Ia menambahkan, kebakaran terbanyak selanjutnya disebabkan tabung gas dengan total lima kejadian dan ada tiga kejadian kebakaran pada trafo listrik.

Selanjutnya, juga terjadi kebakaran sepeda motor dan mobil sebanyak empat kali. 

"Tim kami, juga telah menangani kejadian kebakaran yang menimpa oven padi, lahan, dan tumpukan sampah, masing-masing sebanyak satu kali," lanjutnya. 

Sementara itu, untuk mengantisipasi potensi dan resiko terjadinya kebakaran, Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo telah mengupayakan berbagai cara.

Mulai dari melakukan sosialisasi ke instansi pendidikan hingga membentuk relawan pemadam kebakaran (Rekar) di 494 desa se-Kabupaten Purworejo

Pembentukan Rekar itu bertujuan agar dapat membantu tim Damkar dalam meminimalisir serta menangani kejadian kebakaran di lingkungan desa. 

"Kami juga telah melakukan inspeksi ke gedung organisasi perangkat daerah (OPD) dan kantor lain terkait proteksi kebakaran. Dan memang hampir seluruh gedung tersebut belum melengkapi proteksi kebakaran mulai dari manajemen keselamatan gedung dan persiapan personil," kata Haryono, Kepala Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo.

Saat ini, ia mengaku sedang mendorong untuk merancang peraturan bupati (Perbup), agar tiap OPD bisa mengadakan sarana prasarana terkait proteksi kebakaran

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved