Berita Pendidikan Hari Ini
Universitas Negeri Yogyakarta Kukuhkan 8 Guru Besar
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengukuhkan delapan dosen dengan gelar guru besar, Sabtu (31/12/2022) di Auditorium UNY.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengukuhkan delapan dosen dengan gelar guru besar, Sabtu (31/12/2022) di Auditorium UNY.
Mereka adalah Prof. Dr. Sujarwo, M.Pd yang menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Teknologi Pemberdayaan Masyarakat pada Fakultas Ilmu Pendidikan dan Prof. Dr. Mami Hajaroh, M.Pd sebagai Guru Besar dalam Bidang Penelitian dan Evaluasi Kebijakan Pendidikan pada Fakultas Ilmu Pendidikan.
Baca juga: 2023 Tahun Perjuangan: Banteng Bergerak Menangkan Pemilu 2024 untuk Rakyat
Selanjutnya, ada Prof. Dr. Serafin Wisni Septiarti, M.Si sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Nonformal pada Fakultas Ilmu Pendidikan serta Prof. Dr. E. Kus Eddy Sartono, M.Si sebagai Guru Besar dalam Bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pendidikan Dasar pada Fakultas Ilmu Pendidikan.
Prof. Dr. Wuri Wuryandani, M.Pd selaku Guru Besar dalam Bidang Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Dasar pada Fakultas Ilmu Pendidikan dan Prof. Dr. I Ketut Sunarya, M.Sn selaku Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pengkajian Kriya Tradisional pada Fakultas Bahasa dan Seni.
Prof. Dr. Antuni Wiyarsi, M.Sc sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pembelajaran Kimia pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam serta Prof. Dr. Sri Harti Widyastuti, M.Hum yang menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Kajian Sastra dan Budaya Jawa pada Fakultas Bahasa dan Seni.
Rektor UNY, Prof. Sumaryanto menjelaskan, pengukuhan guru besar merupakan tradisi guna mengapresiasi dan penghargaan bagi para dosen yang telah berjuang mendapatkan jabatan tertinggi.
“Ini juga bisa menjadi wadah akademis bagi para guru besar untuk mengemukakan ide, gagasan dan informasi terkini terkait bidang keilmuan yang ditekuni,” tutur Sumaryanto di Auditorium UNY, Sabtu.
Prof. Dr. Serafin Wisni Septiarti, M.Si sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Nonformal pada Fakultas Ilmu Pendidikan, dalam orasi ilmiahnya, mengungkap bahwa aksesibilitas pendidikan berkualitas bagi semua menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan anak-anak marginal berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Apalagi, SDM kini menjadi prioritas pembangunan.
Pembelajaran di lembaga-lembaga pendidikan formal dan pendidikan nonformal mensyaratkan peran pendidik berperspektif multikultural, memberi kesempatan yang sama bagi peserta didik untuk berkembang sesuai dengan potensi, memfasilitasi belajar dengan berbagai perbedaan, minat, gaya belajar peserta didik.
“Oleh karena itu pendidik dalam tugas pembelajarannya menggunakan metode, strategi yang berbeda atau differential learning” katanya.
Baca juga: Polres Purworejo Siagakan Pasukan Jelang Pergantian Tahun Baru 2023
Prof. Dr. Wuri Wuryandani, M.Pd selaku Guru Besar dalam Bidang Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Dasar pada Fakultas Ilmu Pendidikan yang juga memaparkan orasi ilmiah mengatakan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar merupakan mapel yang mengemban amanah tidak hanya pada pencapaian hasil belajar secara kognitif, namun juga sikap dan keterampilan.
Pencapaian kompetensi aspek sikap tergambarkan dalam kompetensi inti berupa sikap spiritual dan sikap sosial, kata dia.
“Upaya mengembangkan pembelajaran PKn yang bermuatan nilai karakter dapat dilakukan guru dengan cara mendesain pembelajaran dengan sebaik mungkin, kreatif, dan inovatif agar dapat memberikan pengalaman belajar pada aspek sikap yang beragam kepada peserta didik,” tegasnya.
Dia menilai, pemilihan model pembelajaran inovatif sangat diperlukan pada pembelajaran PKn di sekolah dasar.
Hal ini karena sudah terbukti melalui berbagai penelitian bahwa model pembelajaran yang inovatif dapat memberikan dampak pada penguatan karakter peserta didik. (ard)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sabtu-31122022-di-Auditorium-UNY.jpg)