Berita Purworejo

Pemkab Purworejo Imbau Warga Tetap Pakai Masker Meski Status PPKM Dicabut

Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh Indonesia resmi dicabut oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (30/12/2022)

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Dewi Rukmini
Bupati Purworejo Agus Bastian, saat ditemui wartawan usai Apel Gelar Pasukan di depan Kantor Bupati pada Sabtu (31/12/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh Indonesia resmi dicabut oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (30/12/2022) kemarin. 

Keputusan tersebut pun disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo. Mengingat, jumlah kasus terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Purworejo terus melandai tiap harinya. 

Bupati Purworejo RH Agus Bastian menilai, pencabutan status PPKM menjadi kabar baik bagi masyarakat.

Baca juga: Jelang Pergantian Tahun, Satlantas Polres Bantul Lakukan Rekayasa Jalur Menuju Pantai Parangtritis

Sebab, akhirnya masyarakat dapat bergerak lebih leluasa dalam beraktifitas setelah sempat terhalang pandemi Covid-19 selama hampir 3 tahun. 

"Saya kira ini berita yang cukup baik, sehingga masyarakat bisa lebih leluasa untuk bergerak," ucapnya kepada wartawan pada Sabtu (31/12/2022). 

Ia melanjutkan, meskipun pemerintah pusat sudah mencabut status PPKM, hal tersebut tidak berarti masyarakat bisa serta-merta beraktifitas tanpa memakai masker dan melupakan protokol kesehatan (prokes) yang telah dijalani selama ini. Pasalnya, ancaman virus corona tetap ada meskipun status PPKM telah dicabut. 

Kendati demikian, ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan gaya hidup sehat, menjaga prokes, dan tetap memakai masker

"Karena kita sendiri, warga masyarakat sendiri yang punya kepedulian untuk itu," katanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Kesehatan Masyarakat ( Yankeskesmas) Dinkes Kabupaten Purworejo, Budi Susanti, menyebut tren kasus Covid-19 melandai dari minggu ke minggu. 

Ia mencatat, pada minggu ke-51 (18-24 Desember 2022) di Kabupatrn Purworejo, hanya bertambah 6 kasus terinfeksi Covid-19. Jumlah tersebut diketahui menurun dibanding Minggu ke-50 (11-17 Desember 2022) dengan total penambahan 11 kasus. 

"Total secara kumulatif di Kabupaten Purworejo ada 21.836 orang yang pernah terpapar Covid-19. Yang mana sebanyak 1.125 orang telah meninggal dunia. Sementara hingga saat ini, yang masih aktif terpapar virus ada 10 orang terdiri dari 4 orang dirawat inap dan sisanya isolasi mandiri (isoman) di rumah," ungkapnya. 

Budi Susanti menambahkan, capaian vaksin secara umum di Kabupaten Purworejo saat ini sudah mencapai 79,94 persen untuk dosis 1, kemudian 74,26 persen vaksin dosis 2, dan pencapaian vaksin booster atau dosis 3 adalah 43,44 persen dari target awal 50 persen. 

Baca juga: Polres Purworejo Siagakan Pasukan Jelang Pergantian Tahun Baru 2023

Ia menyebut telah menyebarkan sebanyak 5000 dosis vaksin Pfizer kepada seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) yang ada di seluruh Kabupaten Purworejo. 

"Silakan yang mau vaksin bisa langsung ke puskesmas terdekat," katanya. 

Lantas, mengenai pencabutan status PPKM, Budi mengaku sedang menunggu intruksi dan himbauan lebih lanjut dari atasan. (drm)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved