Berita Magelang Hari Ini

TWC Siapkan Kantong Parkir Cadangan Antisipasi Kemacetan saat Libur Nataru di Candi Borobudur

PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) menyiapkan kantong parkir cadangan  di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang,

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Nanda Sagita Ginting
Suasana kunjungan wisata di Candi Borobudur, pada Senin (26/12/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) menyiapkan kantong parkir cadangan  di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah untuk mengantisipasi kemacetan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.

General Manager (GM) Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Jamaluddin Mawardi mengatakan, kantong parkir cadangan berguna untuk mengurai kendaraan yang akan masuk, dan keluar dari kawasan Candi Borobudur.

"Kantong parkir yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi parkir cadangan pertama yakni stadion Kujon. Lalu kedua, kantong paros di sisi Utara dan sekitarnya yang dikelola masyarakat. Kemudian, sisi selatan di Desa Ngaran dan sekitarnya juga disediakan kantong parkir," tuturnya saat doorstop di Taman Lumbini, Candi Borobudur, pada Senin (26/12/2022).

Baca juga: KPU Klaten Rekrut 1.203 Anggota Panitia Pemungutan Suara untuk Pemilu 2024

Jika semua kantong parkir cadangan tadi sudah penuh atau tidak mampu menampung kendaraan lagi.

Maka, pihaknya pun membuka alternatif kantong parkir tambahan di area pintu 7.

"Kami juga punya plan seandainya itu sudah tidak muat lagi, kami akan secara terbatas membuka pintu 7 dengan lahan yang kami batasi juga. Tujuannya untuk mengurai kemacetan di pertigaan Candi Borobudur hingga ke arah pintu 7. Karena lokasi itu, sering terjadi crossing antara kendaraan yang mau keluar dan yang mau mencari tempat parkir. Ini akan diterapkan sistem buka tutup. Namun, tetap lihat situasi di lapangan nanti," terangnya.

Senada, Dirut PT TWC Edy Setijono mengatakan, penambahan kantong parkir sebagai upaya traffic management di destinasi wisata prioritas merupakan pekerjaan rumah.

Terlebih, pada akhir tahun yang mana diperkirakan terjadi peningkatan jumlah kunjungan.

"Sehingga, kami berkoordinasi dengan Pemda maupun kepolisian. Bagaimana pun jalur-jalur ini bisa diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi kemacetan yang panjang. Selain itu, menyediakan kantong parkir yang melibatkan Pemdes yang ada dikawasan beserta masyarakat," ujarnya.

Tak hanya soal penambahan kantong parkir, lanjutnya, koordinasi terkait tarif parkir pun dilakukan.

Menurutnya, pengadaan kantong parkir yang memadai dengan tarif parkir yang sesuai merupakan bentuk layanan kepada pengunjung.

"Karena, kami ingin jangan sampai masalah parkir ini malah melahirkan layanan yang tidak baik bagi pengunjung. Termasuk penerapan harga parkirnya jadi kami akan koordinasi dengan Pemda setempat, jangan sampai masalah tarif parkir ini jadi masalah," ujarnya.

Sementara itu, Arjuna (50), warga pengelola parkiran kendaraan roda dua, di kawasan Candi Borobudur mengaku, jumlah pengguna jasa parkir ditempatnya saat libur natal kemarin mengalami peningkatan.

Baca juga: Yogyakarta International Airport Layani 36.896 Penumpang Selama Libur Natal 2022

"Peningkatannya sekitar 10 sampai 20 persen dari hari biasa. Pada hari biasa, rata-rata parkir sampai 150 sampai 200 kendaraan," ungkapnya.

Ia menerangkan, melihat kondisi peningkatan pada libur natal kemarin.

Diperkirakan pada libur tahun baru jumlahnya akan bertambah lagi.

"Kalau melihat dari natal kemarin, tahun baru nanti kemungkinan bisa sampai 50 persen-an peningkatan nya," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved