Natal dan Tahun Baru

Arti Lirik Lagu The Christmas Song dan Kisah Penciptaannya pada 1945 oleh Bob Wells dan Mal Torme

Inilah kisah dan arti lirik lagu "The Christmas Song". Ternyata diciptakan pada 1945 di Amerika Serikat saat musim panas.

DOK. YouTube Nat King Cole
Arti Lirik Lagu The Christmas Song dan Kisah Penciptaannya pada 1945 oleh Bob Wells dan Mal Torme 

TRIBUNJOGJA.COM - “The Christmas Song” adalah lagu Natal klasik yang sering sekali dinyanyikan ulang alias di-cover oleh penyanyi.

Baru-baru ini, NCT merilis Christmas Carol Medley yang memuat lagu The Christmas Song versi Jeff Bernat.

Bukan sekadar lagu populer biasa, The Christmas Song menyimpan banyak cerita unik di balik proses penciptaannya.

Berikut kisah lagu The Christmas Song beserta arti lirik atau terjemahannya untuk Anda.

Kisah Lagu The Christmas Song (Amerika Serikat, 1945)

Kisah Lagu The Christmas Song, diciptakan pada 1945 saat musim panas oleh Bob Wells dan Mel Torme. FOTO Mel Torme masa muda.
Kisah Lagu The Christmas Song, diciptakan pada 1945 saat musim panas oleh Bob Wells dan Mel Torme. FOTO Mel Torme masa muda. (DOK. Daily Does of Art)

Melansir NPR.org, lagu Natal The Christmas Song diciptakan penyanyi sekaligus penulis lagu asal Amerika Serikat Robert Wells alias Bob Wells, bersama temannya Mel Torme. 

Menariknya, lagu The Christmas Song diciptakan saat musim panas, bukan masa Natal atau saat musim dingin. 

Pada musim panas 1945, Mel Torme berkunjung ke rumah Bob Wells. Tapi, saat tiba di rumah Bob Wells, sang tuan rumah malah tidak terlihat di mana-mana.

Mel Torme kemudian melihat ada papan spiral di piano milik Bob Wells.

Di papan itu, tertulis lirik “Chestnuts roasting on an open fire. Jack Frost nipping at your nose (Yeah). Yuletide carols being sung by a choir. And folks dressed up like Eskimos”.

Itu adalah lirik lagu The Christmas Song. 

Teks Lagu Natal The Christmas Song lengkap dengan notasi musik.
Teks Lagu Natal The Christmas Song lengkap dengan notasi musik. (DOK. Poppiano.org)

Saat Bob Wells datang, ia pun menjelaskan pada Mel Torme bahwa cuaca panas membuatnya ingin menulis lagu tema Natal dan musim dingin.

Ia berpikir, menulis lagu Natal bertema musim dingin bisa membantunya mengatasi cuaca panas yang menyiksa.

“Aku pikir, mungkin jika aku bisa menuliskan beberapa baris sajak lagu musim dingin, secara fisiologis aku bisa mengatasi panas ini,” katanya kepada Mel Torme.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved