Wisata Jogja

5 Tempat Wisata Alam Hidden Gem di Jogja, Cocok Untuk Healing Tenangkan Pikiran di Tahun Baru 2023

5 tempat wisata menarik hidden gem di Jogja yang harus kamu kunjungi untuk menenagkan pikiranmu

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Travel Kompas
Curug Kedung Pedut dengan air berwarna hijau tosca 

TRIBUNJOGJA.COM - Banyak tempat wisata alam yang tersebar di seluruh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang cocok untuk healing saat libur tahun baru.

Bagi anda yang ingin menenangkan pikiran sejenak untuk berlibur, taka ada salahnya mengunjungi wisata hidden gem yang ada di Jogja.

Berikut Tribunjogja sajikan kepada anda beberapa tempat wisata hidden gem yang eksotis di Jogja yang dilansir dari beberapa sumber akun travelling yang cocok untuk healing saat libur tahun baru:

1. Air Terjun Kedung Pedut

Curug Kedung Pedut
Curug Kedung Pedut (Travel Kompas)

Air Terjun Kedung Pedut berlokasi di Kabupaten Kulon Progo, Tepatnya di  Jl. Kutogiri Gunung Kelir, Kembang, Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wisata alam ini masih nampak asri karena terletak di balik perbukitan batu.

Daya tarik utama wisata ini adalah dua warna air terjunnya, yaitu putih dan hijau tosca.

Selain itu, juga disediakan wahana seluncur air dari kayu dan pancuran bambu yang menambah keasrian tempat ini.

Asal muasal nama air terjun terdiri dari tiga kata, yaitu “curug” yang berarti air terjun, “kedung” yang berarti kubangan dan “pedut” yang berarti kabut.

Untuk tiket masuknya sangat ramah di kantong, hanya dikenakan tariff masuk Rp 3.000

2. Bukit Paralayang Watugupit

Pengunjung bersantai sembari menunggu matahari terbenam di Bukit Watugupit atau Bukit Paralayang, Minggu (31/3/2019). Tempat ini hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari pantai Parangtritis.
Pengunjung bersantai sembari menunggu matahari terbenam di Bukit Watugupit atau Bukit Paralayang, Minggu (31/3/2019). Tempat ini hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari pantai Parangtritis. (TRIBUNTRAVEL.COM/ WAHID NURDIN)

Bukit Paralayang Watugupit berada di Area Hutan, Giricahyo, Kec. Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bukit ini menyuguhkan pemandangan bentang pantai selatan dari ketinggian 900 mdpl. Tempat ini cocok untuk melihat pemandangan matahari terbit atau tenggelam di atas ketinggian.

Selain menyuguhkan pemandangan pantai dari ketinggian, Bukit Paralayang Watugupit juga menyediakan wahana olahraga paralayang.

Untuk tiket masuknya juga masih terjangkau, yaitu Rp 10.000 untuk area pantai.

Jika mendaki bukit mendapat tambahan biaya Rp 5.000. Sedangkan karcis motor Rp 3.000 dan mobil Rp 5.000.

3. Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran
Gunung Api Purba Nglanggeran (Tribunjogja)

Gunung Api Purba Nglanggeran terletak di Nglanggeran Wetan, Nglanggeran, Kec. Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gunung Nglanggeran memiliki batuan yang sangat khas karena didominasi oleh aglomerat dan breksi gunung api.

Wisata ini akan menyuguhkan bentangan jajaran gunung batu di ketinggian 700 mdpl.

Tempat ini dapat menjadi spot foto yang layak untuk pemburu pemandangan senja.

Saat senja menjelang, pemandangan dari bawah bukit menampakkan keindahan gemerlap Kota Jogja dari kejauhan.

Pemandangan alam juga ditambah taburan bintang di angkasa yang menambah kesan romantis di atas Gunung Api Purba Nglanggeran.

Tiket masuk wisata ini adalah  sebesar Rp15.000,00 di siang hari dan Rp20.000,00 di malam hari, dan untuk wisatawan asing sebesar Rp30.000,00.

4. Bukit Panguk, Dlingo, Bantul

Pengunjung objek wisata bukit Panguk Kediwung, Mangunan, menikmati panorama sunrise dari salah satu wahana foto di lokasi itu, Sabtu (16/6/2018)
Pengunjung objek wisata bukit Panguk Kediwung, Mangunan, menikmati panorama sunrise dari salah satu wahana foto di lokasi itu, Sabtu (16/6/2018) ()

Bukit Panguk Pediwung berada di Kediwung, Mangunan, Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di atas bukit ini terdapat beberapa spot foto yang instagrammable.

Pemandangan alam di atas bukit dihiasi hamparan perbukitan karst dan hutan di area Dlingo.

Jika ingin mengambil foto, pastikan anda tetap berhati – hati karena bukit memeilki lereng yang curam.

Di atas bukit juga terdapat beberapa gardu pandang yang bekapasitas 10 orang.

Pilih waktu pagi jika anda ingin melihat indahnya kabut tipis yang eksotis untuk latar belakang foto yang menarik.

Jika Anda datang sore hari akan tampak pemandangan matahari tenggelam yang siap menyambut anda.

Jika anda ingin beristirahat, juga tersedia warung-warung kecil yang terjaga kebersihannya yang disediakan untuk wisatawan.

Mengenai biaya masukke obyek wisata ini, sangat terjangkau. Wisatawan cukup membayar secara sukarela . Sedangkan untuk parkir motor dikenakan biaya Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000.

5. Grojogan Lepo Dlingo

Pemandangan Grojogan Lepo Dlingo
Pemandangan Grojogan Lepo Dlingo (visitingjogja)

Grojogan Lepo Dlingo berlokasi di Dusun Pokoh, Bantul.

Kata “Lepo” sendiri merupakan kependekan dari Ledok Pokoh yang merupakan nama lengkap air terjun ini.

Berkunjung ke Grojogan Lepo, anda bisa menjumpai tiga mata air yang berbeda dengan kedalaman yang bervariasi. Dari kedalaman satu hingga dua meter. Anda pun bebas mencoba beberapa kolam tersebut.

Fasilitas di air terjun Lepo cukup lengkap. Di tempat ini terdapat mushola, kios pedagang, dan toilet.

Air terjun Lepo buka setiap hari dari jam 08.00 – 17.00. Harga tiket Rp 3.000 per orang, harga parkir motor Rp 2.000, parkir mobil Rp 5.000 dan bus Rp 15.000.

( MG Muhammad Zaky Ramadhani )

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved