Pemilu 2024

Gebrakan Partai Buruh dan Partai Gelora di DIY Hadapi Pemilu 2024

Ketua Komite Eksekutif Partai Buruh DIY, Irsyad Ade Irawan mengatakan, sesuai namanya, fondasi partai berlambang rumpun padi berwarna putih dengan

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi Pemilu 2024 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beberapa partai baru yang dinyatakan lolos verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kini mulai bersiap untuk tancap gas mengarungi 'aspal' panas pemilihan umum (pemilu) 2024.

Dua nama partai baru yang kerap menjadi sorotan di antaranya Partai Buruh dan Partai Gelora.

Masing-masing memiliki segmen suara tersendiri untuk dapat menembus parlemen pada 2024.

Baca juga: Mahfud MD di UIN Sunan Kalijaga: Kampus Harus Berikan Kontribusi Menyatukan Bangsa

Ketua Komite Eksekutif Partai Buruh DIY, Irsyad Ade Irawan mengatakan, sesuai namanya, fondasi partai berlambang rumpun padi berwarna putih dengan background orange itu adalah kalangan buruh atau pekerja.

Di wilayah Sleman, Isryad mengatakan pendukung partai Buruh mencapai 1.000 orang.

Sementara di Kota Yogyakarta hanya separuhnya yakni 500 orang.

Mereka semua merupakan buruh atau pekerja di berbagai bidang yang tergabung dalam serikat pekerja.

"Kami karena partai buruh harus bisa meluas, disukai di luar pabrik. Kami tentunya akan menggencarkan kampanye isu-isu perburuhan di DIY. Yang paling penting upah buruh minimal harus Rp 4 juta di 2024," kata Irsyad, dihubungi Senin (19/12/2022).

Dia menjelaskan, basis massa dari kalangan buruh membuat dirinya yakin partai buruh akan lolos ke parlemen pada 2024 mendatang.

Selain dari kalangan buruh formal, para kader partai buruh juga akan menggaet pekerja informal di antaranya buruh gendong, pekerja kafe, serta kalangan muda.

"Tentunya kami akan menggunakan isu yang lintas sektoral tapi itu sangat penting bagi masyarakat. Bagaimana pembaruan agraria. Bagaimana sharing pertanahan dimanfaatkan petani maupun masyarakat yang butuh pengembangan usahanya," kata Irsyad.

Mereka juga akan mengupayakan keistimewaan DIY agar dapat dimanfaatkan masyarakat DIY secara menyeluruh.

Rekrutmen bakal calon legislatif (bacaleg) dari partai buruh juga terbilang selektif.

Syaratnya, lanjut Irsyad, bacaleg Partai Buruh harus memiliki rekam jejak memperjuangkan hak-hak para buruh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved