Berita Gunungkidul Hari Ini

Ribuan Lansia dan Disabilitas Telantar Gunungkidul Akan Terima Bantuan Makanan dari Pusat

Ribuan warga lanjut usia (lansia) dan disabilitas telantar di Gunungkidul akan menerima bantuan permakanan dari pusat.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ribuan warga lanjut usia (lansia) dan disabilitas telantar di Gunungkidul akan menerima bantuan permakanan dari pusat.

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) tengah mempersiapkannya.

Kepala Dinsos-PPPA Gunungkidul , Asti Wijayanti mengatakan bantuan tersebut merupakan program langsung dari Kementerian Sosial ( Kemensos ) RI.

"Saat ini masih dalam proses dan persiapan," kata Asti, Jumat (09/12/2022).

Baca juga: Harga Bapok di Gunungkidul Terkerek Jelang Nataru, Imbas Naiknya Permintaan

Menurut data, setidaknya ada 2.980 lansia dalam kategori telantar di Gunungkidul .

Sedangkan disabilitas telantar ada sebanyak 314 orang.

Asti menjelaskan tiap penerima akan mendapatkan jatah makanan sebanyak dua kali sehari selama 30 hari (sebulan).

Seluruh anggarannya disiapkan dari pusat, sedangkan pihaknya hanya melaksanakan.

"Jadi kami hanya menyiapkan kelompok masyarakat (pokmas) di tiap kapanewon untuk program ini," jelasnya.

Menurut Asti, tiap pokmas bertugas memasak makanan dari bahan yang dikirimkan oleh Kemensos RI.

Makanan tersebut kemudian diantarkan ke lansia atau disabilitas telantar.

Ia pun berkeinginan agar program seperti ini bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di tahun-tahun berikutnya.

Apalagi bantuan dari Kemensos ini hanya disiapkan selama sebulan.

Baca juga: UMK Gunungkidul 2023 Naik 7,85 Persen, KSPSI: Sudah Sesuai Kesepakatan

"Masih kami perjuangkan agar program ini bisa terus berjalan, sehingga lansia dan disabilitas telantar tetap terjamin," kata Asti.

Program ini sebelumnya sudah disinggung oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta .

Pembahasan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pun terus dilakukan.

Langkah awal dari program ini adalah membentuk pokmas di tiap kapanewon.

Menurutnya, baru ada beberapa pokmas yang sudah terbentuk.

"Nanti tiap pokmas akan menangani setidaknya 50 keluarga penerima manfaat program," jelas Sunaryanta.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved