Berita Jogja Hari Ini

764 Lansia Miskin di Kota Yogya Jadi Sasaran Asistensi Sosial

Total terdapat 764 lansia yang mendapat santunan berupa uang tunai Rp400 ribu, untuk alokasi November dan Desember 2022.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemkot Yogyakarta menggulirkan asistensi sosial bagi kalangan lanjut usia (lansia) yang masuk kategori miskin .

Total terdapat 764 lansia yang mendapat santunan berupa uang tunai Rp400 ribu, untuk alokasi November dan Desember 2022.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta , Maryustion Tonang, menandaskan, upaya ini ditempuh untuk memberikan perlindungan sosial bagi lansia miskin .

Khususnya, yang masuk dalam data penduduk Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca juga: Kisah Lansia Penghuni Panti Jompo Milik Pemda DIY, Mengeluh Kangen Anak hingga Ada yang Diabaikan

"Bentuknya, dengan memberikan bantuan berupa uang tunai untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya," ujar Maryustion, Kamis (8/12/2022).

Ia pun menjelaskan, selain masuk dalam data KSJPS dan DTKS, penerima bantuan ini wajib berusia minimal 60 tahun dan berstatus warga Kota Yogyakarta .

Lalu, mereka juga tidak terdaftar sebagai penerima alokasi bantuan yang bersumber dari APBN, atau APBD.

"Bantuan asistensi sosial lansia miskin diterima dalam bentuk transfer ke rekening BPD DIY, sejumlah Rp400 ribu, dengan rincian Rp200 per bulan, untuk November dan Desember, dalam sekali transfer," katanya.

Baca juga: KemenPPPA RI Sebut Penduduk Lansia DIY Siap Diproyeksikan

"Harapan kami, bantuan ini dapat membantu para lansia , supaya bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Itu harus diperhatikan," lanjut Kadinsosnakertrans.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, menyampaikan, bantuan asistensi lansia miskin ini merupakan bentuk komitmen Pemkot dalam memberikan perlindungan sosial bagi warganya.

Hal tersebut, menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan, sekaligus pemberdayaan lansia.

"Kami berharap bantuan ini digunakan dengan bijak, untuk membeli kebutuhan primer, seperti untuk kesehatan dan mungkin untuk kebutuhan pangan sehari-hari. Jadi, jangan untuk kebutuhan tersier yang tidak begitu diperlukan," tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved