Berita Jogja Hari Ini

UMK Kota Yogya Naik 7,93 Persen, Wajib Diterapkan Per Januari 2023

UMK Kota Yogyakarta naik 7,93 persen, atau sekitar Rp170.806 sehingga pada 2023 mendatang, UMK Kota Yogyakarta mulai diberlakukan Rp2.324.775.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
dok.istimewa
Ilustrasi upah atau gaji 

TRIBUNJOGJA.COM - Upah Minimum Kota ( UMK ) Kota Yogyakarta 2023 mengalami kenaikan tertinggi, jika dibandingkan kabupaten lain di DIY.

Dengan fakta tersebut, Pemkot Yogyakarta pun berharap, tingkat kesejahteraan pekerja bisa membaik.

Sebagai informasi, besaran UMK Kota Yogyakarta yang diumumkan Pemda DIY, Rabu (7/12/2022) pagi, naik 7,93 persen, atau sekitar Rp170.806.

Sehingga, pada 2023 mendatang, UMK Kota Yogyakarta pun mulai diberlakukan di angka Rp2.324.775,50.

Baca juga: Sah! Berikut Daftar UMK 2023 Semua Kabupaten dan Kota di DIY, Jogja Kota Rp 2,3 Juta Tertinggi No.1

" UMK kita masih tertinggi di DIY, dan itu sudah disusun bersama dengan teman-teman dewan pengupahan di Kota Yogyakarta ," ungkap Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta , Sumadi, Rabu (7/12/2022).

Untuk perbandingan, UMK 2023 Sleman naik 7,93 persen menjadi Rp2.159.519,22, Bantul naik 7,8 persen menjadi Rp2.066.438,82, Kulonprogo naik 7,68 persen menjadi 2.050.447,15, lalu Gunungkidul mengalami kenikan 7,8 persen jadi Rp2.049.266.

"Alhamdulillah, di Kota Yogyakarta perumusannya sudah sesuai ketentuan, dan kami sepakati bersama secara bulat," tambah Sumadi.

Lebih lanjut, ia berharap kenaikan UMK 2023 Kota Yogyakarta 7,93 persen bisa mengerek kesejahteraan kalangan pekerja di wilayahnya.

Dengan begitu, geliat pertumbuhan ekonomi yang saat ini sudah semakin terasa, bisa melaju kencang tahun depan.

Baca juga: Pemda DIY Umumkan Kenaikan UMK DIY 2023, Kota Yogya Alami Kenaikan Tertinggi Sebesar 7,93 Persen 

"Harapannya, teman-teman pekerja dan pengusaha bisa bersinergi dengan baik, bagaimana supaya para pekerja di Kota Yogyakarta mendapat kesejahteraan yang lebih baik lagi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesejahteraan dan Hubungan Industrial Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Yogyakarta , Rihari Wulandari, pun mendorong kepatuhan para pemberi kerja.

Ia berujar, Kementerian telah mengatur, bahwa pengusaha tak boleh melakukan penundaan, sehingga UMK 2023 harus langsung diterapkan.

"Harus dilaksanakan mulai 1 Januari 2023. Sekarang tidak ada penangguhan. Harus segera dilaksanakan, aturannya seperti itu," tegasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved