Siswa SMP Negeri 11 Yogyakarta Dianiaya Saat Tunggu Jemputan, Disabet Gir

Satpam sekolah yang menyaksikan penganiayaan itu kemudian bergegas menyelamatkan korban.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh
Ilustrasi Klitih 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Nasib nahas menimpa seorang pelajar SMP berinisial M (14) lantaran mengalami penganiayaan sepulang sekolah, Selasa (6/12/2022) siang kemarin.

MH merupakan salah satu siswa di SMP Negeri 11 Yogyakarta.

Dia dianiaya oleh orang tak dikenal selepas pulang sekolah.

Kepala sekolah (Kepsek) SMP Negeri 11 Yogyakarta, Amelan Spd, mengatakan kejadian itu bermula ketika korban menunggu orang tuanya menjemput ke sekolah.

Korban pada saat itu baru saja mengikuti penilaian akhir semester dan selesai sekitar pukul 11.30 WIB.

Lantaran orang tua tak kunjung datang ke sekolah, korban kemudian berjalan meninggalkan sekolah sekitar pukul 13.30 WIB.

"Ada kan sebagian orang tua menjemput anaknya terlambat. Termasuk itu (M) hampir setengah dua siang gak dijemput. Kemudian M atas inusiatif ssndiri keluar sekolah. Pada saat keluar itulah ada tindak kekerasan," kata Amelan ditemui di SMP Negeri 11 Yogyakarta, Rabu (7/12/2022).

Satpam sekolah yang menyaksikan penganiayaan itu kemudian bergegas menyelamatkan korban.

"Kami segera bertindak karena kebetulan lokasinya dekat, kemudian kami tahu segera kita tolong korban dan membawa ke rumah saki Ludiro Husodo," jelasnya.

Baca juga: Siswa SMP Negeri 12 Yogyakarta Raih Medali Emas ISIF 2022 Setelah Lakukan Riset Klitih di Jogja

Setelah kejadian itu pihak sekolah kemudian memberitahukan orang tua korban.

Pihaknya juga melaporkan dugaan penganiayaan itu ke polisi.

"Kasus kami serahkan ke Polisi. Korbannya hanya satu anak. Kemarin dia mau nunggu bus atau apa saya tidak tahu pasti. Lokasi pastinya itu di pertigaan dekat sekolah," ungkapnya.

Dari keterangannya, korban mengalami luka pada bagian hidung dan bagian mata akibat hantaman benda keras.

"Untungnya masih sadarkan diri. Sekarang masih menjalani perawatan. Dia asal Patangpuluhan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved