Berita Gunungkidul Hari Ini

Manfaatkan Lahan Kayu Putih, Petani Nglipar Gunungkidul Berhasil Kembangkan Bawang Merah

Pada Selasa (06/12/2022) Poktan Sido Makmur berhasil panen bawang merah varietas Tajuk di lahan seluas 5 ribu meter persegi.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto (tengah) saat ikut memanen bawang merah di Kalurahan Katongan, Nglipar pada Selasa (06/12/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kelompok Tani (Poktan) Sido Makmur di Pedukuhan Nglebak, Kalurahan Katongan, Nglipar, Gunungkidul melakukan optimalisasi lahan dengan budidaya bawang merah .

Usaha ini pun membuahkan hasil.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul , Rismiyadi mengatakan optimalisasi itu merupakan inisiasi dari Poktan Sido Makmur sendiri.

"Mereka memanfaatkan lahan di bawah tegakan pohon kayu putih ," jelasnya pada Rabu (07/12/2022).

Rismiyadi juga mengatakan Poktan Sido Makmur juga mampu menggerakkan petani mud, terutama agar terlibat dalam pengembangan bawang merah tersebut.

Baca juga: Jadi Peserta AUTP, Petani Gunungkidul Bisa Klaim Kerusakan Akibat Curah Hujan Tinggi

Adapun mereka melakukan panen raya bawang merah pada Selasa (06/12/2022).

Bawang merah yang dipanen merupakan varietas Tajuk di lahan seluas 5 ribu meter persegi.

"Hasil panennya mencapai 27,65 ton per hektare (ha)," ungkap Rismiyadi.

Ia pun mengapresiasi keberhasilan Poktam Sido Makmur dalam melakukan optimalisasi lahan.

Apalagi bawang merah termasuk komoditas yang memiliki nilai jual tinggi.

Rismiyadi tak menampik masih ada sejumlah kendala dalam pengembangan lahan tersebut.

Namun ia berjanji akan memberikan dukungan pada poktan di sana.

Baca juga: Warga Paliyan Gunungkidul Meninggal Dunia Diduga Keracunan Belalang Bulus

"Paling utama adalah distribusi air untuk irigasi yang harus diperluas," ujarnya.

Panen raya bawang merah kemarin juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto.

Ia pun juga ikut turun memanen bawang merah .

Menurutnya, koordinasi dan kolaborasi perlu dilakukan antara petani dengan DPP Gunungkidul untuk mengatasi berbagai kendala yang dialami, termasuk dalam hal pengadaan alat.

"Kami upayakan secara bersama agar kendala-kendala tersebut bisa diatasi," kata Heri.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved