JNE Permudah Lovary Kirim Produk ke Seluruh Indonesia

Beberapa fasilitas dia dapatkan dengan menjadi customer corporate, sehingga ada rasa aman dan tenang saat mengirimkan produk hingga ke tangan konsumen

Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Ibrahim Yusuf Owner Lovary berada di showroom Jl.Veteran Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Proses pengiriman produk hingga ke tangan konsumen di luar kota menjadi salah
satu tantangan bagi UMKM yang yang memproduksi perhiasan.

Apalagi tak banyak perusahaan ekspedisi yang bersedia menjamin produk aman dan sampai tepat waktu.

Hal ini karena perhiasan biasanya memiliki harga yang mahal, sehingga kebanyakan perusahaan ekspedisi tak mau ambil resiko.
  
Tantangan ini turut dirasakan oleh Ibrahim Yusuf sebagai owner PT. Lovary Corpora Indonesia.

Dia mengatakan, hingga saat ini penjualan telah merambah ke pasar online. Mau tidak mau, dia harus
menggunakan jasa ekspedisi untuk mengantar produk sampai ke tangan konsumen. 

“Kami coba mencari mitra-mitra ekspedisi yang ada di Indonesia. Ada beberapa mitra yang jaringannya sudah luas. Namun, kebanyakan mereka tidak bisa memberikan garansi keamanan karena barang ini barang mahal dan biasanya mereka menolak,” katanya saat ditemui di outlet Lovary di Jalan Veteran No. 106, Warungboto, Umbulharjo, Kota Jogja dalam rilis yang diterima Tribunjogja.com.

Ibrahim lantas mencoba mendatangi Kantor Pusat JNE Yogyakarta.

Usai bertemu dan berkomunikasi dengan tim JNE Yogyakarta, Ibrahim akhirnya diarahkan untuk mendaftar sebagai customer corporate.

Baca juga: JNE dan Polri Tandatangani Kerjasama Pengawasan Peredaran Narkoba 

Baca juga: Lebarkan Sayap Kolaborasi UMKM Yogyakarta, JNE Gelar Goll Aborasi Bisnis Online

Beberapa fasilitas dia dapatkan dengan menjadi customer corporate, sehingga ada rasa aman dan tenang saat mengirimkan produk hingga ke tangan konsumen.

JNE juga telah memiliki jangkauan wilayah pengiriman yang luas, sehingga dia tak perlu merasa khawatir ketika pesanan datang dari luar kota. 

“JNE memberikan layanan yang sangat menenangkan, produk kami dilengkapi dengan proteksi
asuransi setiap pengiriman. Dari sisi waktu juga bisa diukur. Saya makin merasakan aspek keamanan
itu sangat penting. Resiko-resiko ini sangat mungkin terjadi dalam bisnis, sehingga penting adanya
sistem asuransi,” ujarnya. 

Menurutnya perlindungan asuransi ini sangat diperlukan terlebih sekali waktu dia tak hanya mengirimkan produk perhiasan melainkan mesin produksi dengan harga yang cukup tinggi.

Ia menyadari adanya berbagai resiko dalam pengiriman sehingga baginya asuransi sangatlah penting. 
Ibrahim mengatakan, ke depan Lovary akan terus dikembangkan. Targetnya hingga ke pasar internasional.

Saat ini, Lovary masih berfokus pada produk perhiasan pernikahan custom.

Tak menutup kemungkinan, ke depan PT. Lovary Corpora Indonesia akan merambah hingga ke produk-
produk jewelry. 

“Lovary punya mimpi untuk menjadi industri global dan JNE ini saya pikir menjadi mitra UMKM di
Indonesia. Akses JNE ini akan memberi kemudahan bagi para pelaku UMKM,” ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved