Pemda DIY Bakal Gelar Open House untuk Sosialisasikan Visi Misi Gubernur DIY Tahun 2023

Acara yang diadakan di Regol Barat Kompleks Kepatihan Yogyakarta tersebut akan menjadi ajang interaksi langsung antara Pemda DIY dengan masyarakat

Istimewa
Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Paku Alam X dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DIY periode 2022-2027 oleh Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan,Senin (10/10/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemda DIY akan menggelar open house bersama masyarakat Jogja pada Selasa 6 Desember 2022 pukul 19.00 WIB.

Acara yang diadakan di Regol Barat Kompleks Kepatihan Yogyakarta tersebut akan menjadi ajang interaksi langsung antara Pemda DIY dengan masyarakat.

Kepala Biro Umum, Humas dan Protokol Setda DIY, Imam Pratanadi mengatakan, tujuan utama penyelenggaraan kegiatan adalah untuk mensosialisasikan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY Masa Jabatan 2022-2027.

Menurutnya, masyarakat Jogja harus bisa paham lebih dalam lagi agar visi misi lima tahun ke depan ini bisa dicapai secara maksimal.

"Acara kami kemas santai, agar masyarakat tidak sungkan berinteraksi dengan kami dan pesan yang ingin kami sampaikan bisa diterima dengan baik. Dan acara ini memang menjadi kesempatan bagi Pemda DIY maupun masyarakat untuk berdiskusi," ungkapnya, Senin (5/12/2022).

Imam mengungkapkan, open house ini mengangkat tema Mewujudkan Masyarakat Jogja yang Bermartabat Melalui Pengembangan Budaya, Inovasi, dan Pemanfaatan IT.

Lokasi acara pun dipilih di area yang menjadi bagian dari Kompleks Kepatihan yakni kawasan Regol Barat Kompleks Kepatihan.

Tujuannya agar bisa dijangkau dengan mudah oleh masyarakat apalagi juga masuk dalam kawasan Malioboro

"Tidak hanya diskusi santai, sebagai hiburan tentu akan ada juga bintang tamu yang tampil menghibur masyarakat Nanti ada penampilan band Guyon Waton yang terkenal dengan lagu-lagu berbahasa Jawanya. Ada juga penampilan komedi dari grup Dagelan RT/RW atau Marwoto Cs," imbuhnya.

Kepala Bappeda DIY, Beny Suharsono, mengatakan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY Masa Jabatan 2022-2027 dirangkum menjadi Pancamulia Dan untuk mewujudkan Pancamulia tersebut, terdapat tiga hal yang menjadi prioritas perhatian, yakni kawasan selatan, reformasi kalurahan, teknologi informasi.

"Permasalahan serta isu-isu strategis permasalahan di DIY di antaranya soal kemiskinan, ketimpangan pendapatan ketimpangan antar wilayah, peningkatan pencemaran dan kerusakan lingkungan serta potensi bencana," jelasnya.

"Karena itu isu-isu strategi yang perlu digiatkan untuk lima tahun ke depan, ialah pengembangan wilayah selatan DIY respon peluang transnasional, perkembangan teknologi informasi, serta peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia." sambungnya.

Beny menambahkan, upaya strategis lainnya yang akan dijalankan ialah percepatan pembangunan desa, penyederhanaan birokrasi, dan pemerintahan simetris-asimetris penanganan dan pemulihan pasca pandemi Covid-19.

Selain itu, percepatan penanggulangan kemiskinan, upaya pemajuan kebudayaan, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dan bencana, kesesuaian pemanfaatan ruang, serta kualitas lingkungan hidup

"Di sisi lain, indikator kinerja yang diutamakan akan ditautkan dengan permasalahan- permasalahan besar dan isu strategis Tujuannya untuk terwujudnya kualitas hidup Kehidupan penghidupan masyarakat mengecilnya ketimpangan wilayah terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, dan terwujudnya lingkungan hidup yang lebih baik," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved