JAFF17 2022 Resmi Ditutup, Berikut Daftar Pemenang Masing-masing Program Kompetisi

Festival film bertaraf internasional yang digelar di Yogyakarta itu berhasil menyita perhatian kawula muda hingga orang dewasa.

TRIBUNJOGJA.COM/ Istimewa
Suasana penutupan JAFF17 di halaman Empire XXI Yogyakarta, Sabtu (3/12/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jogja-NETPAC Asian Film Festival ke-17 (JAFF17) resmi ditutup di Empire XXI Yogyakarta pada Sabtu (3/11/2022).

Festival film bertaraf internasional yang digelar di Yogyakarta itu berhasil menyita perhatian kawula muda hingga orang dewasa.

Pasalnya selama 26 November - 3 Desember 2022 atau selama delapan hari festival itu digelar, tercatat lebih dari 16.000 penonton merayakan perkembangan sinema Asia Pasifik.

Festival Director JAFF17, Ifa Isfansyah, merasa bersyukur JAFF17 meraih capaian yang menggembirakan.

“Ini benar-benar seperti perayaan ulang tahun ke-17 yang tak akan terlupakan. Antusiasme JAFF tahun ini dirasakan oleh semuanya. Selama 17 tahun terlibat menyelenggarakan JAFF, tahun ini paling meriah. Semua berfestival dengan gembira. Ini energi yang besar untuk perfilman kita," tuturnya, melalui keterangan resmi JAFF17, Minggu (4/12/2022).

Menurutnya, festival itu menjadi pertanda menggeliatnya industri perfilman Asia Pasifik, khususnya perfilman Indonesia, pasca pandemi.

JAFF17 menunjukan bahwa perhelatan festival film tidak hanya berkisar tentang penonton, layar dan proyektor.

Sebab, selama JAFF17 digelar mampu menjadi ajang bertemu para pelaku industri, penonton, dan pegiat film Asia Pasifik di ruang-ruang pemutaran dan diskusi. 

"Semoga pertemuan dan diskusi tersebut bisa menghasilkan karya-karya hebat dari talenta talenta baru dan berbakat pada tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya," pintanya.

JAFF17 pun menghadirkan 146 film dari 19 negara Asia Pasifik yang telah ditayangkan dalam program kompetisi dan non-kompetisi.

Oleh karenanya, pada puncak JAFF17, pihaknya melakukan pengumumam kepada pemenang masing-masing program kompetisi. 

Berikut daftar pemenangnya:

1. Main Competition 
– Golden Hanoman diraih oleh Autobiography (Sutradara: Makbul Mubarak, Indonesia)
-Silver Hanoman diraih oleh Leonor will Never Die (Sutradara: Martika Escobar Ramirez, Filipina)
-Jury Special Mention diraih oleh 24 (Sutradara: Royston Tan, Singapura)

2. Indonesian Screen Awards
- Best Film : Eksil (Sutradara: Lola Amaria)
- Best Directing : Adriyanto Dewo (Film: Galang)
- Best Storytelling : Tumpal Tampubolon (Film: Galang)
- Best Performance : Orsila Murib (Film: Orpa) & Rafli Anwar Mursadad (Film: Alang-Alang)
- Best Editing : Yuda Kurniawan (Film: Roda-Roda Nada)
- Best Cinematography : Yudi Datau (Film: Alang-Alang)

3. NETPAC Award
- Let Me Hear It Barefoot (Sutradara: Riho Kudo, Jepang)

4. Blencong Award
- Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan (Sutradara: Eden Junjung, Indonesia)
- Jury Special Mention diraih oleh Falling Day (Sutradara: Kyung Seo Park, Korea Selatan)

5.Geber Award
- Leonor will Never Die (Sutradara: Martika Escobar Ramirez, Filipina)

6. Student Award
- Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan (Sutradara: Eden Junjung, Indonesia).

( tribunjogja.com/ nei )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved