Breaking News:

Dinkes Gunungkidul Klaim Distribusi Stok Vaksin Covid-19 Telah Kembali Lancar

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinkes Gunungkidul, Sugondo mengatakan lancarnya distribusi sudah dirasakan sejak bulan lalu.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
ilustrasi : vaksin booster 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul mengklaim distribusi stok vaksin COVID-19 kembali lancar.

Vaksinasi Covid-19 di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) pun kini bisa kembali dilakukan.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinkes Gunungkidul, Sugondo mengatakan lancarnya distribusi sudah dirasakan sejak bulan lalu.

"Namun baru untuk merek vaksin tertentu, seperti Pfizer," jelasnya, Minggu (04/12/2022).

Menurut Sugondo, belum lama ini pihaknya menerima setidaknya 1.000 vial dosis vaksin COVID-19 merek Pfizer.

Seluruhnya sudah didistribusikan ke faskes.

Ia juga menyebut distribusi stok vaksin COVID-19 berikutnya juga tengah dipersiapkan.

Hal ini diperkuat dengan edaran terbaru dari pusat, yang berkaitan dengan vaksinasi booster kedua bagi lanjut usia (lansia).

"Ada merek baru juga yang akan didistribusikan, yaitu Indovac dan Zifivax," ungkap Sugondo.

Sejumlah faskes di Gunungkidul pun kini juga sudah memulai vaksinasi dosis booster kedua untuk lansia.

Pelaksanaannya menyesuaikan dengan persediaan vaksin.

Sugondo mengatakan jumlah sasaran booster kedua pada lansia di Gunungkidul mengacu pada data Komisi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

"Booster kedua ini untuk yang 60 tahun ke atas, merek vaksinnya disesuaikan dengan dosis booster pertama," ujarnya.

Mengacu pada data KPCPEN, setidaknya ada 124.129 lansia yang jadi sasaran vaksinasi.

Hingga akhir November 2022 lalu, tercatat baru puluhan lansia yang menerima booster kedua.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan prosedur pemberian booster kedua mengacu pada petunjuk teknis (juknis) dari pusat. Seluruh faskes sudah diarahkan untuk melaksanakannya.

"Beberapa faskes sudah melakukan booster kedua untuk lansia, merek yang tersedia baru Pfizer," kata Dewi.(*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved