Ketoprak Istimewa

Mau Tahu Dapukan Peran Kapolda, Kajati Hingga Bupati Di Gelaran Ketoprak Istimewa, Cek Di Sini

Warga DIY, terlebih penggemar kesenian Ketoprak, bakal mendapat suguhan istimewa dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: ribut raharjo
istimewa
Latihan Ketoprak Pejabat di Aula Bima, Kantor Disbud DIY, Yogyakarta, Senin (28/11/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga DIY, terlebih penggemar kesenian Ketoprak, bakal mendapat suguhan istimewa dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Atas ide dan gagasannya, Sultan bakal memberikan hiburan sekaligus tuntunan Ketoprak Istimewa yang mengusung lakon Crah Agawe Bubrah, Rukun Agawe Santosa ini.

Ketoprak Istimewa akan disuguhkan pada Sabtu (3/11/2022) malam di Monumen 1 Maret Yogyakarta.

Istimewanya, sebagian besar pemain adalah para pejabat di DIY, ada Kapolda DIY, Irjen Suwondo Nainggolan hingga Bupati Gunungkidul, Sunaryanta.

Sultan mengatakan, ini adalah diplomasi budaya. Ini adalah apresiasi seni. Ini juga ajang membangun hubungan baik para pejabat dengan masyarakat.

Mereka yang akan tampil dari deretan nama besar seperti Bupati, Kapolda DIY, Gubernur AAU sampai Rektor UGM.

Wajah lain dari pejabat akan terlihat, karena mereka akan membawakan lakon yang di luar dugaan.

Sebut saja Kapolda  DIY, Irjen Suwondo Nainggolan
yang notabene menjadi seorang pengayom masyarakat harus berlakon antagonis.

Pun dengan Gubernur AAU yang memiliki darah Sunda yang kental juga akan tampil main ketoprak.

Sri Sultan HB X mengatakan, selain sebagai sarana berinteraksi antara pejabat dan rakyat, pentas ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat masyarakat dalam mengapresiasi seni.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X foto bersama para pemain Ketoprak Istimewa yang sebagian besar merupakan pejabat di DIY
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X foto bersama para pemain Ketoprak Istimewa yang sebagian besar merupakan pejabat di DIY (Istimewa)

Gubernur memberikan kebebasan terkait bahasa dialog yang akan digunakan selama pementasan. Karena bagi Sultan, kesepahaman bahasa yang digunakan dapat meningkatkan interaksi antara pemeran dengan penonton.

"Jangan beranggapan kalau guyon dengan bahasa Indonesia itu salah. Jangan sampai publik tidak menikmati hanya karena tidak tahu apa yang ditertawakan. Hal ini tujuannya agar membangun interaksi tidak susah," kata Sultan saat menyaksikan latihan Ketoprak Pejabat di Aula Bima Kantor Disbud DIY.


Sultan berharap agar pejabat dan pemain yang terlibat dapat menciptakan atmosfer yang nyaman sehingga publik bisa menikmati penampilannya.

"Mboten sah pekewuh. Coba saja improvisasi, bebas saja karena memang amatir, tidak ada masalah," pesan Sri Sultan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved