Berita Bisnis Terkini

Pertumbuhan Ekonomi DIY 2023 Diproyeksikan Tumbuh 4,6 – 5,4 Persen yoy

Meski ekonomi DIY masih mampu melanjutkan pertumbuhan positif, namun perlu diwaspadai risiko global dan domestik yang mungkin terjadi. 

Pixabay.com / Gerd Altmann
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi DI Yogyakarta masih tumbuh positif pada 2023 mendatang.

Diperkirakan ekonomi DI Yogyakarta bakal tumbuh pada kisaran 4,6 – 5,4 persen (yoy).

Sedangkan, tekanan inflasi diperkirakan menurun pada Triwulan II 2023.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Harso Hutomo mengatakan meski ekonomi DIY masih mampu melanjutkan pertumbuhan positif, dengan laju inflasi yang terjaga, namun perlu diwaspadai risiko global dan domestik yang mungkin terjadi. 

Baca juga: Atasi Inflasi, Pemkab Sleman Tingkatkan Daya Beli Masyarakat Melalui Padat Karya

"Diperkirakan terdapat penguatan konsumsi rumah tangga secara perlahan, yang kembali pada level sebelum pandemi seiring dengan semakin pulihnya mobilitas. Konsumsi rumah tangga diharapkan menjadi salah satu pilar penopang perekonomian DIY," katanya, Kamis (01/12/2022). 

Ia mengungkapkan ada tiga tantangan yang perlu diwaspadai oleh Pemda DIY.

Perlambatan ekonomi global yang dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik, memicu fragmentasi perekonomian, serta dampak pengetatan kebijakan moneter yang agresif. 

"Hal ini tentu perlu diwaspadai, terutama dampaknya terhadap kinerja ekspor DIY. Bank Indonesia DIY senantiasa melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memajukan perekonomian DIY. Termasuk mendorong UMKM naik kelas, Go Digital dan Go Ekspor, upaya mendorong ekspor melalui Forum Komunikasi Ekspor Impor DIY,"ungkapnya.

Tantangan lainnya ialah berlanjutnya isu ketahanan pangan akibat faktor cost-push.

Berlanjutnya cuaca ekstrem di berbagai negara penghasil pangan akibat krisis iklim diprakirakan berpengaruh terhadap inflasi pangan jenis impor.

Baca juga: Komisi B DPRD DIY Dorong Pemda Bangun Ekosistem Digital untuk Bangkitkan Ekonomi UMKM

Yang tak kalah penting, Pemda DIY juga harus menjaga daya beli masyarakat dan mendorong penguatan social finance.

"Hal ini penting bagi kita untuk menjaga konsumsi dan sumber pembiayaan alternatif bagi masyarakat," lanjutnya. 

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi, Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda DIY, Yuna Pancawati menambahkan butuh sinergi dan kolaborasi yang kokoh antar stakeholder untuk menjaga pertumbuhan ekonomi DIY. 

“Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kokoh antar seluruh stakeholders, serta menjaga komitmen agar perbaikan perekonomian terus berlanjut di 2023. Optimisme pemulihan ekonomi DIY juga perlu diwujudukan dengan implementasi kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas," imbuhnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved