Bencana di Gunungkidul

Longsor di Nglipar Gunungkidul Tutup Akses Warga, Jalan Alternatif Kondisinya Terjal

Tebing di RT 09 Pedukuhan Ngrandu, Kalurahan Katongan, Nglipar, Gunungkidul longsor pada Rabu (30/11/2022) pagi. Longsor menyebabkan akses jalan

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok BPBD Gunungkidul
Kondisi longsor di Kalurahan Katongan, Nglipar, Gunungkidul pada Rabu (30/11/2022). Longsor menyebabkan akses warga setempat terputus. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Tebing di RT 09 Pedukuhan Ngrandu, Kalurahan Katongan, Nglipar, Gunungkidul longsor pada Rabu (30/11/2022) pagi. Longsor menyebabkan akses jalan setempat putus.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Sumadi mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 06.00 WIB pagi.

"Hujan deras dalam waktu lama menyebabkan tebing tersebut longsor," katanya dihubungi siang ini.

Baca juga: Angkringan Masbro Gayamprit Berulang Kali Dibobol Pencuri, Kapolres Klaten Datangi Lokasi

Menurut Sumadi, tebing yang longsor memiliki panjang sekitar 15 meter.

Material longsoran langsung menutupi akses jalan setempat, yang berada di sisi tebing.

Akibatnya, warga sekitar pun tidak bisa melewati jalan tersebut.

Adapun saat ini penanganan masih terus dilakukan di lokasi longsor, melibatkan warga sekitar.

"Kami buatkan saluran air juga untuk meminimalisir potensi longsor susulan," jelas Sumadi.

Terpisah, Ketua RT 09 Ngrandu, Poniran mengatakan jalan tersebut merupakan akses utama warga setempat.

Jalannya menghubungkan Kalurahan Pilangrejo dan Katongan. 

Setidaknya ada 10 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di seberang longsor. Kejadian ini memaksa warga setempat harus menggunakan jalan lain.

"Jalan alternatif ini kondisinya lebih terjal ketimbang yang longsor ini dan lebih jauh juga," kata Poniran pada wartawan.

Sementara pihaknya sudah membuatkan jalan darurat dengan lebar 50 meter. Jalan ini hanya bisa dilewati dengan berjalan kaki atau sepeda motor.

Baca juga: Kabupaten Sleman Raih Peringkat Pertama Indonesia Digital Economy Literacy Index 2022 

Poniran juga mengungkapkan ada tanah retak sepanjang kurang lebih 30 meter di dekat longsoran. Kondisi ini berpotensi menyebabkan longsor susulan.

"Tapi kami berharap semoga tetap aman, sembari menangani longsor agar jalan bisa kembali dilewati," ujarnya. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved