Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Buruh di DIY Minta Sultan dan Pakualaman Ground Dijadikan Perumahan Murah

Buruh mengalami defisit penghasilan dari waktu ke waktu alias tidak bisa menabung membeli rumah karena upah murah.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kalangan buruh menganggap hak atas perumahan masih menjadi sorotan utama di DIY. 

Para buruh DIY pun memunculkan ide penggunaan Sultan Ground (SG) atau Pakualaman Ground (PAG) untuk diubah fungsi menjadi perumahan buruh yang berhak milik. 

Juru Bicara Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY, Irsyad Ade Irawan mengatakan, buruh DIY sebenarnya punya peluang besar memiliki rumah tinggal dengan harga terjangkau yakni memanfaatkan SG dan PAG yang jumlahnya sangat banyak. 

“Bisa kita minta SG untuk dijadikan perumahan murah bagi buruh, tentu sangat mungkin,” ungkapnya, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Kebijakan Kenaikan UMP DIY 2023 Sebesar 7,65 Persen Diprotes Serikat Buruh : Kecewa Berat

Irsyad menilai jika hal itu bisa terwujudkan maka akan menjadi bentuk kepedulian pemerintah setempat terhadap rakyat kecil. 

Mengingat kondisi saat ini kian memprihatinkan di mana harga tanah yang terus melonjak dari tahun ke tahun.

Juga kondisi upah minimum yang tergolong rendah dibandingkan daerah lain disinyalir menjadi penyebab utama permasalahan tersebut. 

Buruh pun mengalami defisit penghasilan dari waktu ke waktu alias tidak bisa menabung membeli rumah karena upah murah.

“Perlu ada terobosan yang besar dan mendasar dari Pemda DIY agar ketimpangan serta kemiskinan dapat teratasi dari bumi yang istimewa ini,” katanya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved