Breaking News:

Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Sekda DIY Dihadirkan Sebagai Saksi Sidang Korupsi Mandala Krida

Baskara Aji duduk di kursi pesakitan dengan dicecar berbagai pertanyaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Majelis Hakim serta para penasihat hukum.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji duduk sebagai saksi di sidang perkara korupsi stadion Mandala Krida, Selasa (29/11/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menjadi saksi dalam persidangan kasus korupsi proyek pembangunan Stadion Mandala Krida , Kota Yogyakarta .

Baskara Aji duduk di kursi pesakitan dengan dicecar berbagai pertanyaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Majelis Hakim serta para penasihat hukum terdakwa.

Dalam sidang lanjutan pada Selasa (29/11/2022) sore, terdakwa yang dipersidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Yogyakarta atasnama Heri Sukamto selaku Direktur PT DMI.

PT DMI merupakan pelaksana proyek pembangunan Stadion Mandala Krida sejak 2017.

Awalnya JPU KPK menanyakan kepada saksi Kadarmanta Baskara Aji perihal mulai kapan Aji menjabat sebagai Kepala Disdikpora DIY. 

Baca juga: KPK Tahan Dirut PT PNN dan PT DMI dalam Kasus Proyek Stadion Mandala Krida

Kemudian JPU KPK menanyakan proses pengusulan, penganggaran, lelang hingga pengerjaan pembangunan renovasi Stadion Mandala Krida Yogyakarta

Aji menjelaskan pada tahun 2015 mengusulkan kepada Gubernur DIY Sri Sultan HB X agar Stadion Mandala Krida Yogyakarta dilakukan renovasi agar sejumlah cabang olahraga dapat dilaksanakan di Stadion Mandala Krida Yogyakarta tersebut.

Seiring berjalanannya waktu, terjadi gagal lelang dalam proyek tersebut tepatnya antara 2016-2017.

"Saya dapat laporan gagal lelang ada. Laporan dari Edy Wahyudi," jelas Aji, di ruang sidang.

Untuk diketahui, Edy Wahyudi juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait perkara ini.

Berikutnya, karena terjadi gagal lelang, PT DMI masuk sebagai pelaksana proyek renovasi Stadion Mandala Krida tahun 2016 dengan skema single years.

Saat itu Edy Wahyudi menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sementara Baskara Aji sebagai Pengguna Anggaran (PA) lantaran saat itu ia masih menjabat sebagai Kepala Disdikpora DIY.

Dalam proses itulah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) maupun KPK menemukan adanya persekongkolan tender proyek stadion Mandala Krida.

Majelis Hakim PN Yogyakarta yang dipimpin oleh Nasrullah pada saat itu mulai mempertanyakan peran KPA, PPK dan PA selaku pelaksana dan pembuat anggaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved