Lanjutan Liga 1 2022/2023 Gunakan Sistem Bubble di DIY-Jateng, Ini Tanggapan Pelatih PSS Sleman

Seto berharap, apapun hasil yang diputuskan adalah yang terbaik bagi Indonesia. Baik kompetisi nantinya akan dilanjutkan atau malah dihentikan

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. PSS Sleman
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMn - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro enggan banyak berkomentar terkait informasi yang beredar mengenai sepak mula lanjutan kompetisi Liga 1 2022/2023 yang sempat tertunda.

Sejauh ini, eks pelatih PSIM Yogyakarta ini masih menantikan informasi resmi dan pihaknya berharap segera ada perkembangan yang positif.

"Tidak ada yang bisa memastikan tentang kapan liga mulai bergulir. Harapannya ada perkembangan yang positif. Kita juga tidak tahu, bisa jadi dalam waktu 24 jam bisa berubah,” ujar Seto Nurdiyantoro merespon informasi terkait Liga 1 2022/2023 yang dikabarkan bakal segera dilanjutkan.

“Kita tetap menunggu. Seperti apa nantinya KLB, aspek keamanan kemudian dari pemerintah seperti apa. Saya dengar informasinya, sepak mula tanggal 2 atau 3 Desember 2022, kita lihat saja nanti,” sambungnya.

Seto berharap, apapun hasil yang diputuskan adalah yang terbaik bagi Indonesia. Baik kompetisi nantinya akan dilanjutkan atau malah dihentikan.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, mengatakan bahwa Liga 1 2022/2023 dilanjutkan dengan sistem bubble.

Dilansir Tribun Jogja dari laman Bolasport, Ferry Paulus mengatakan bahwa sistem bubble itu hanya berjalan selama enam pekan.

Seperti diketahui, Liga 1 2022/2023 sedang terhenti pascaperistiwa Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang pada 1 Oktober 2022.

PT LIB berencana untuk melanjutkan kembali Liga 1 2022/2023 pada 2 Desember 2022.

Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia itu berhenti di pekan ke-11.

PT LIB berencana untuk melanjutkan kembali selama enam pekan sampai putaran pertama Liga 1 2022/2023 berakhir.

"Untuk putaran pertama ini, kami rencananya habiskan dengan sistem bubble dahulu selama enam pekan," kata Ferry Paulus kepada BolaSport.com, Kamis (24/11/2022).

Ferry Paulus menambahkan, untuk putaran kedua Liga 1 2022/2023 akan ada perubahan format.

Nantinya 18 klub Liga 1 2022/2023 bisa kembali bermain di kandangnya dan menjalani laga tandang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved