Berita Sleman Hari Ini
Pasar Godean Segera Dibongkar, Pedagang Akan Tempati Lahan Transit 16 Desember 2022
Pasar Godean di Sidoagung, Kabupaten Sleman akan dibongkar dan dibangun ulang dengan desain tiga lantai pada tahun 2023. Para pedagang diminta
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pasar Godean di Sidoagung, Kabupaten Sleman akan dibongkar dan dibangun ulang dengan desain tiga lantai pada tahun 2023.
Para pedagang diminta mengosongkan lapak/kios dan pindah ke lahan transit di Sidokerto, mulai 16 Desember 2022 mendatang.
Hingga saat ini, pengelola pasar terus memberikan sosialisasi dan penguatan batin bagi pedagang.
Harapannya, proses perpindahan bisa berjalan dengan baik dan pedagang tetap semangat berjualan.
Baca juga: FK UII Terjunkan 8 Orang Relawan ke Cianjur, Lakukan Pemetaan Kebutuhan Warga Terdampak Gempa
"Persiapan fisik lahan transit di Sidokarto terus jalan. Harapannya, 15 Desember bisa selesai dan 16 Desember pedagang sudah mulai pindah. Nanti, di tanggal 30 November, ada pengajian juga. Karena biar bagaimanapun pindah relokasi itu kan tidak menyenangkan. Maka semangat pedagang ini harus dijaga. Agar semangat teman-teman berjualan, bertahan, berdagang demi melanjutkan hidup itu tetap ada," kata Kepala UPT Pelayanan Pasar Wilayah 1 yang mengelola pasar Godean, Robertus Esthi Raharja, setelah melakukan sosialisasi bagi pedagang, Rabu (23/11/2022).
Sosialisasi yang digelar di Pasar Hobbies Godean ini merupakan sosialisasi lanjutan, bagi pedagang pasar yang sebelumnya belum mendapat sosialisasi.
Sebelumnya, pengelola pasar Godean sudah melakukan sosialisasi bagi 853 pedagang di tanggal 7-11 November 2022.
Nantinya, sebelum menempati lahan relokasi di Sidoluhur, para pedagang akan lebih dulu menempati lahan transit yang dibagi dalam tiga lokasi yaitu, di Sidokarto, Pasar Hobbies dan Pasar Kuliner belut.
Lahan transit di Sidokarto menempati tanah kas desa dengan luas 7.013 meter persegi dengan kapasitas daya tampung 1.028 pedagang.
Di pasar Hobbies 1.529 meter persegi dengan daya tampung 198 pedagang dan di pasar kuliner belut menempati lahan 2.295 meter persegi dengan daya tampung 132 pedagang.
Di dua lokasi yang disebutkan terakhir, dari awal didesign sebagai pasar. Sedangkan di Sidokarto merupakan lahan terbuka.
Mayoritas pedagang mendukung rencana revitalisasi pasar Godean.
Namun, beberapa di antaranya sempat mengkhawatirkan kerangka bangunan lapak pedagang di lahan transit Sidokarto yang terbuat dari bambu beratap galvalum.
Pedagang khawatir mengenai potensi angin dan banjir. Apalagi di tengah musim penghujan.
Mengenai kondisi itu, Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Tradisional, Disperindag Sleman, Raminto menyadari kekhawatiran pedagang.
Namun, Ia memastikan bahwa kerangka bangunan cukup aman.
Hal ini berdasarkan pengalaman yang telah dilakukan saat relokasi pedagang pasar Potrojayaan di Prambanan.
Lahan relokasi menggunakan kerangka bambu dan ternyata aman bertahan hingga satu tahun.
"Konsep bangunan di (lahan relokasi pedagang) potrojayan tidak dicor, di sini (Sidokarto) malah dicor. Artinya ada penguatan. Karena tempat yang ini lebih terbuka, jadi ada risiko angin dan diminimalisasi pakai umpak. Itu hasil kajian dari PU untuk ditambahkan cor," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Fasilitas Perdagangan Tradisional, Disperindag Sleman, Purwoko Haryadi mengatakan, di lahan transit Sidokarto tidak dibangun drainase khusus karena keterbatasan waktu namun lahan transit yang dibangun dengan anggaran sekira Rp 1 miliar itu dilengkapi dengan tritisan jalan air.
Ia memastikan potensi banjir di lokasi tersebut sangat minim.
Baca juga: 10 Jalur Ganda KA di Kulon Progo Tanpa Palang Pintu, KAI Daop 6 Yogyakarta Imbau Masyarakat Waspada
"Kalau masalah banjir tidak ya. Kalau genangan saat hujan mungkin iya, karena berkaitan luasan penampang dan volume air yang bisa ditampung," jelas Purwoko.
Mulai 16 Desember 2022 pedagang pasar Godean akan mulai pindah ke lahan transit.
Para pedagang menempati lahan transit, yang dibagi tiga lokasi selama enam bulan (Desember - Mei 2023).
Pedagang harus transit sebelum menempati lahan relokasi Sidoluhur, karena pembangunan pasar yang didanai APBN Kementerian PUPR senilai Rp 106 miliar itu dipercepat berdasarkan Instruksi Presiden.
Target pembangunan pasar selesai di bulan Februari 2024. Untuk itu, relokasi pedagang yang semula awal Mei 2023, maju lebih cepat di pertengahan Desember 2022 ini.
Sementara lahan di Sidoluhur, yang merupakan lahan pertanian tebu dan sedianya dijadikan tempat relokasi belum siap ditempati karena masih proses pematangan lahan sehingga pedagang sementara transit, sampai lahan di Sidoluhur bisa ditempati. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/relokasi-di-pasar-Hobbies-Godean-Rabu-23112022.jpg)