Bencana di Gunungkidul

Dua Korban Longsor di Gunungkidul Belum Berhasil Dievakuasi, Pencarian Kembali Dilanjutkan Hari Ini

Hingga Minggu (20/11/2022) kemarin, dua korban longsor atas nama Karni (55) dan Karso Wijoyo masih terjebak di reruntuhan material longsor.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
Anggota Basarnas Yogyakarta membersihkan reruntuhan material longsor di Padukuhan Blembem, Candirejo, Gunungkidul, Minggu (20/11/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Upaya pencarian korban tanah longsor di Padukuhan Blembem, Kalurahan Candirejo, Semin, Kabupaten Gunungkidul, masih belum membuahkan hasil.

Hingga Minggu (20/11/2022) kemarin, dua korban longsor atas nama Karni (55) dan Karso Wijoyo masih terjebak di reruntuhan material longsor.

Upaya tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Yogyakarta dibantu oleh para relawan selama delapan jam pun belum berhasil menemukan dua korban longsor tersebut.

Kapolsek Semin, AKP Arif Heriyanto, mengatakan upaya maksimal telah dilakukan dalam pencarian kedua korban yang tertimbun tanah longsor.

Dua eskavator juga sudah digunakan untuk membongkar reruntuhan material longsor.

Dua anjing pelacak K-9 juga turut membantu mencari keberadaan Karni dan Karso Wijoyo.

"Pencarian hari kedua masih nihil. Besok pagi (hari ini) akan dilanjut," kata Kapolsek, seusai pencarian korban, Minggu (20/11/2022).

Dia menjelaskan, semula anjing pelacak dari kepolisian mengendus pada satu titik yakni di rumah paling belakang.

Sebab diperkirakan dua korban hanyut terseret material longsor.

"Tetapi pas kami gali itu tidak ada. Itu posisi di rumah paling belakang," jelasnya.

Kemudian untuk pencarian Senin pagi, dijelaskan Arif rencananya tim SAR gabungan akan menyisir rumah yang dihuni korban.

"Yang di belakang itu bukan rumah korban. Makanya, besok rencana akan menyisir rumah yang dihuni korban," jelasnya.

Sebagai informasi, pencarian dua korban longsor itu dimulai pada Minggu (20/11/2022) pagi sejak pukul 08.30 WIB.

Saat pencarian berlangsung, terjadi longsor susulan sebanyak tiga kali tepatnya pada pukul 08.43 WIB.

Proses pencarian sempat terhenti sesaat akibat hujan yang melanda lokasi evakuasi. 

Akibat peristiwa itu, pihak kelurahan juga telah membuka beberapa tempat pengungsian dan dapur umum. (*)
 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved