Berita Jogja Hari Ini

Bikin Heboh! Biawak 1,5 Meter Mampir ke Rumah Warga di Timoho Kota Yogya

Warga Timoho, Umbulharjo, dibuat heboh akibat seekor biawak berukuran besar dilaporkan masuk ke rumah seorang penduduk di Jalan Polisi Istimewa.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Dinas Damkarmat Kota Yogya
Petugas Damkarmat Kota Yogya selepas mengevakuasi seekor biawak dari rumah warga di Timoho beberapa hari lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Hujan deras yang rutin melanda Kota Yogyakarta dalam kurun beberapa hari terakhir berdampak pada deretan insiden kebencanaan.

Tapi, selain itu, fenomena hewan liar masuk ke pemukiman warga pun jumlahnya meningkat cukup pesat.

Seperti beberapa hari lalu, warga Timoho, Umbulharjo, dibuat heboh akibat seekor biawak berukuran besar dilaporkan masuk ke rumah seorang penduduk di Jalan Polisi Istimewa.

Karena kebingungan, pemilik rumah pun menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta .

Baca juga: Damkarmat Kota Yogyakarta Evakuasi Biawak dan Musang Liar yang Masuk ke Rumah Warga

Kepala Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta , Octo Noor Arafat menandaskan, laporan singgahnya biawak ke rumah warga itu terjadi pada sore hari jelang petang, atau kisaran pukul 17.28 WIB.

Begitu mendapatkan laporan, tambahnya, satu regu petugas langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Nah, biawak yang dilaporkan masuk ke rumah warga itu ternyata berukuran cukup besar, dengan panjang sekitar 1,5 meter," urainya, Minggu (20/11/2022).

Octo mengisahkan, ketika hendak ditangkap, biawak tersebut sudah menaiki tangga untuk menuju lantai 2 rumah. 

Dengan ukuran yang terbilang besar, petugas yang diterjunkan ke lapangan otomatis harus ekstra hati-hati, untuk menghindari gigitan sang reptil.

"Tapi, dengan cepat, atau sekitar lima menit saja, biawak berhasil diringkus petugas untuk diamankan dari rumah warga," tambah Kadamkarmat.

Baca juga: Warga Delanggu Kaget Disatroni Ular Phyton Berukuran Jumbo, Damkar Klaten Turun Tanga

Ia pun mengungkapkan, biawak sebenarnya tidak berbisa layaknya ular.

Hanya saja, reptil tersebut tetap berbahaya karena berpotensi menggigit, serta dapat menumbulkan luka dan infeksi.

Alhasil, Octo berpesan, warga jangan asal melakukan penanganan, ketika menjumpai biawak masuk lingkungannya.

"Jika tidak memiliki keahlian, silakan hubungi saja Damkarmat. Petugas kami sudah terlatih, memiliki peralatan khusus, dan siap sedia 24 jam. Kemudian, semua layanan penyelamatan dan pemadaman kebakaran gratis, tanpa dipungut biaya," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved