Bencana di Gunungkidul

Sebanyak 1.446 Warga di 5 Kapanewon di Gunungkidul Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul telah merangkum laporan dampak bencana hidrometeorologi sejak Jumat (18/11/2022) malam. Adapun

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Alexander Ermando
Kondisi terkini lokasi longsor di Pedukuhan Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul, Sabtu (19/11/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul telah merangkum laporan dampak bencana hidrometeorologi sejak Jumat (18/11/2022) malam.

Adapun dampaknya terjadi hingga Sabtu (19/11/2022) dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono menyampaikan setidaknya ada 1.446 jiwa yang terdampak bencana.

Baca juga: Diskominfo Bantul Menambah Enam Titik Wifi Publik Baru untuk KIM di Akhir Tahun ini

"Mereka tersebar di 5 kapanewon," katanya sore ini.

Secara rinci, Purwono mengatakan ada 9 kalurahan dan 37 pedukuhan dari 5 Kapanewon tersebut yang terdampak. Total ada 400 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak.

Bencana yang terjadi meliputi banjir, longsor, hingga pohon tumbang. Setidaknya ada jembatan, akses jalan, pasar, dan jaringan air masing-masing 1 titik mengalami kerusakan berat.

"Rusak ringan ada jembatan 2 titik, akses jalan 2 titik, serta fasilitas pendidikan 2 titik," ujar Purwono.

Ia mengatakan sejauh ini hanya ada 2 warga yang terjebak dalam timbunan longsor. Adapun longsor terjadi di wilayah Pedukuhan Blembem, Kalurahan Candirejo, Semin.

Menurut Purwono, hingga kini upaya penanganan masih terus dilakukan. Terutama kejadian longsor di Semin.

"Sampai saat ini proses evakuasi masih berjalan," katanya.

Baca juga: Restorasi Yamaha RX-K, Nostalgia Motor Kencang Era 80-an

Kapolsek Semin, AKP Arif Heriyanto mengatakan dua warga tersebut bernama Karni (55) dan Karso Wijoyo (97). Keduanya merupakan ibu dan anak.

Ia mengatakan keduanya sulit menyelamatkan diri lantaran Karso Wijoyo sudah dalam kondisi sepuh. Akibatnya mereka pun terjebak dalam timbunan longsor.

"Proses evakuasi kami lakukan dengan alat berat," kata Arif. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved