Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Regol Rerasan Golek Solusi, Pantik OPD di DIY untuk Terus Berinovasi

OPD dituntut untuk bertindak cepat mencari solusi dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Kegiatan diskusi bertajuk Regol atau Rerasan Golek Solusi yang digelar oleh Paniradya Kaistimewan DIY di Halaman Kantor Paniradya Kaistimewan DIY, Jumat (18/11/2022) malam 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut untuk selalu berinovasi demi melayani kepentingan publik.

Guna memantik adanya inovasi, kegiatan format diskusi bertajuk Regol atau Rerasan Golek Solusi yang digelar oleh Paniradya Kaistimewan DIY di Halaman Kantor Paniradya Kaistimewan DIY, Jumat (18/11/2022) malam.

Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho mengatakan, OPD harus mengetahui kondisi riil di lapangan saat menyusun program kegiatan.

Mereka juga dituntut untuk bertindak cepat mencari solusi dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

"Kalau kita bisa dipercepat kenapa harus diperlambat. Kalau ada yang bisa kita berikan solusi kenapa kemudian tidak kita sampaikan. Salah satunya dengan Regol atau Rerasan Golek Solusi ini, berdayakan warga DIY secara terintegrasi dan aspiratif dengan dana keistimewaan," terang Aris dalam acara Regol bertajuk Kolaborasi Regol Bregada Trengginas SATRIYA BerAKHLAK Melalui Strategi KREASIBATIK.

Baca juga: Reformasi Kalurahan, Upaya Pemda DIY Optimalkan Potensi Daerah

Kegiatan Regol ibarat pintu masuk untuk mengisi ruang keistimewaan DIY .

Sedangkan Bregodo sendiri dimaknai sebagai kebersamaan untuk mencapai tujuan dalam rangka mengisi keistimewaan.

"Sedangkan Trengginas itu secara cepat kita harus berusaha tanggap dan kami harus memberi solusi untuk menyelesaikan masalah secara cepat," jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, saat ini Pemda DIY tengah menata kawasan sumbu filosofi yang membentang dari Tugu Jogja hingga Panggung Krapyak.

Wilayah itu juga diupayakan untuk menjadi kawasan bebas emisi.

Untuk mencapai tujuan itu, Dishub DIY pun berinovasi untuk terus mempertahankan kendaraan tradisional seperti andong dan becak yang notabene  bebas emisi.

"Dishub berkontribusi bagaimana mewujudkan sumbu filosofi menjadi kawasan yang nyaman. Di Malioboro yang juga ikon Jogja kalau crowded kan nggak nyaman. Kalau crowded apa iya terus besok-besoknya ada yang mau datang," terangnya.

Dishub DIY juga tengah menyiapkan prototipe becak listrik untuk mempertahankan eksistensi kendaraan tradisional tersebut.

Becak listrik lebih ringan dikayuh karena menggunakan teknologi penggerak berdaya listrik. Program tersebut juga didanai oleh dana keistimewaan.

Baca juga: Pemda DIY Resmi Luncurkan Trans Jogja Rute Terminal Palbapang-Taman Parkir Ngabean

"Untuk menguatkan keberadaan kendaraan tradisional sudah ada Perda nomor 5 tahun 2016 di mana kendaraan tradisional kita punya inovasi di 2022 ini ada prototipe becak kayuh dengan tenaga penguat. Dia dikasih tenaga penguat seperti baterai, sehingga kekuatan penggenjot ini semakin ringan," jelasnya.

Kepala Biro Organisasi Setda DIY, Ana Windyawati mengungkapkan, semangat untuk melayani publik sejatinya harus menjadi budaya yang dianut tiap pegawai pemerintah. Hal ini untuk mewujudkan pelayanan yang mudah, cepat, dan tidak berbelit.

"Seperti visi misi Gubernur DIY terkait reformasi kalurahan, kita harus mereformasi pelayanan sampai tingkat kalurahan," jelasnya.

Peneliti Institute of Public Policy and Economic Studies (Inspect), Ahmad Ma'ruf mengatakan, setiap organisasi publik memang harus berinovasi dengan menyesuaikan kebutuhan dan lingkungan yang dinamis. Sedangkan ciri daerah yang memiliki pelayanan publik yang baik adalah tingkat kepuasan yang tinggi dari inovasi yang ada.

"Kulturnya tetap harus dibangun seperti di Yogya tidak boleh lepas antara komunikasi pimpinan dengan warga. Apalagi dengan adanya teknologi komunikasi itu justru harus didekatkan," jelasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved